Wednesday, 05 August 2009 17:48    PDF Print E-mail
Tinjau ulang SK Walikota belajar lima hari
Warta
WAHYU HIDAYAT
WASPADA ONLINE


MEDAN – Penjabat (Pj) walikota Medan, Rahudman Harahap,  akan meninjau ulang SK Walikota terkait lima hari belajar, karena dinilai menimbulkan beban bagi orang tua murid.

“Apa manfaatnya hari Sabtu libur sekolah, bukan menguntungkan orang tua melainkan menjadi beban. Bahkan setelah ditinjau ke sekolah tidak ada kegiatan mandiri,” katanya kepada Waspada Online, tadi sore.

Akibat diperlakukannya lima hari sekolah, kata walikota, siswa belajar hingga jam 16.00. Akibatnya, siswa tidak terkontrol gizi makanan. ”Hal tersebut yang menyebabkan siswa banyak terkena penyakit karena makan terlambat dan tidak sesuai gizi,” tuturnya.

Untuk itu, sebut walikota, SK Walikota Medan tentang lima hari belajar akan ditinjau kembali dan jika perlu dicabut. Kepada Dinas Pendidikan, walikota meminta, agar meninjau ke sekolah-sekolah, karena sekolah negeri seperti SMP dan SMA tidak sama dengan sekolah swasta yang baik.  

Walikota juga mengaku, banyak menerima laporan dari orang tua bahwa hari Sabtu libur, dijadikan siswa menjadi kegiatan lain yang kurang bermanfaat, seperti jalan-jalan ke mall maupun plaza.

“Akibat belajar hingga pukul 16.00, siswa banyak yang tidak sempat mengikuti les untuk menambah pelajaran,” tandasnya.
(dat05/wol-mdn)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment