|
||||
| IHSG ditutup turun 43,03 poin |
| Warta |
|
WASPADA ONLINE JAKARTA - IHSG pada perdagangan Rabu (5/8) ditutup turun 43,03 poin (-1,18%) ke level 2.317,06 karena investor lebih memilih melakukan profit taking setelah BI rate sesuai ekspektasi dan bursa regional yang mix. Hal itu dikatakan analis saham Ciptadana Securities, Syaiful Adrian, sore ini. "Investor masih menunda pembelian dan lebih memilih profit taking setelah BI rate keluar sesuai ekspektasi dan bursa regional juga masih bergerak tipis," katanya. Setelah pengumuman BI rate turun menjadi 6,5% maka investor melakukan sell on news untuk memanfaatkan momentum merealisasikan keuntungan setelah menguat tajam. Aksi profit taking semakin dalam setelah bursa regional tidak bergerak naik. Volume perdagangan mencapai 11,6 miliar saham senilai Rp5,3 triliun dengan 71 saham naik, 129 saham turun serta 68 saham stagnan. Untuk LQ45 turun 9,46 poin ke 453,64 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 8,3 poin ke 382,48. Untuk saham-saham yang naik antara lain Argha Karya Prima (AKPI) naik Rp130 ke Rp850, Mayora Indah (MYOR) naik Rp125 ke Rp2.200, Exelcomindo Pratama (EXCL) naik Rp110 ke Rp1.310, Bank Central Asia (BCA) naik Rp100 ke Rp4.025. Untuk saham-saham yang turun antara lain Indo Tambangraya Megah (ITMG) turun Rp1.750 ke Rp25.850, Astra International (ASII) turun Rp1.150 ke Rp29.900, Indocement Tunggal Prakasa (INTP) turun Rp550 ke Rp8.800, United Tractors (UNTR) turun Rp500 ke Rp12.300, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp400 ke Rp7.200, Unilever Indonesia (UNVR) turun Rp350 ke Rp11.250. (dat01/inilah) |




Comments