Thursday, 09 July 2009 17:21    PDF Print E-mail
Penggunaan Terumbu Karang ancam kerusakan pulau banyak
Warta


SINGKIL - Penggunaan terumbu karang dan pasir laut untuk material bangunan di sekitar lokasi proyek pembangunan yang bersumber dari dana pemerintah akan merusak lingkungan di Pulau Banyak, Aceh Singkil.

Kepala Kampung Pulau Baguk, Kecamatan Pulau Banyak, Assuhaili Y, tadi siang, di Singkil mengeluhkan penggunaan terumbu karang dan pasir laut di sekitar lokasi proyek pemerintah dijadikan bahan material bangunan.

Menurutnya, penggunaan terumbu (batu) karang dan pasir laut sebagai bahan material pembangunan proyek pemerintah di sana akan mengancam kerusakan lingkungan lebih parah.

Assuhaily memprediksi penggunaan terumbu karang dan pasir laut untuk proyek pemerintah, karena harganya lebih murah dari bahan material yang ditetapkan.

“Oknum kontraktor atau pelaksana proyek terkesan hanya mengejar keuntungan besar tanpa memikirkan dampak lain terkait penggunaan material bangunan di Pulau Banyak,” timpal Syarijal.

Anggota DPRK Aceh Singkil dari Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut minta pihak berkompoten memprihatinkan kondisi lingkungan Pulau Banyak ke depan, karena harga standar bahan material proyek pemerintah lebih tinggi dari kawasan daratan.

Bahkan mulusnya penggunaan terumbu karang dan pasir laut untuk bahan material proyek pemerintah di kecamatan kepulauan itu melibatkan oknum aparat.
(dat01/ann)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment