Wednesday, 17 October 2012 21:19    PDF Print E-mail
Remaja Malaysia berlangganan cerpen porno
Warta
WASPADA ONLINE

KUALA LUMPUR - Kaum remaja di Malaysia ditengarai makin ketagihan melayari laman memuat cerita pendek (cerpen) dan video porno melalui telepon seluler. Bahkan, mereka rela berlangganan 17 ringgit saban pekan untuk bisa mengakses laman pemuas syahwat itu.

Seorang pelajar sekolah menengah bernama Rosli, 15 tahun, mengaku dia dia dan banyak temannya suka membaca cerita porno diunduh dari sebuah laman asal Indonesia. Menurut dia, ada ratusan cerita porno bergambar bisa dibaca di laman itu melalui telepon seluler.

"Dengan bayaran Internet 17 ringgit (sekitar Rp 53.400) per pekan tidak sukar memasuki laman terkait hanya dengan memasukkan perkataan tertentu dalam Bahasa Indonesia sebagai kata kunci," kata Rosli, hari ini. Namun, dia menolak menyebut alamat laman itu.

Rosli mengungkapkan remaja dan pelajar seumuran dia lebih suka cerita porno dari Indonesia karena bahasa digunakan lebih mudah dipahami. "Kami tidak perlu pergi ke toko buku untuk mencari majalah, tapi hanya memerlukan waktu sekitar 30 detik untuk membuka laman itu setelah kita membuat bayaran," ujarnya.

Pengurus Pusat Khidmat dan Aduan Barisan Nasional (BN) Negara Bagian Perak, Mohamad Rawi Abdullah mengakui membanjirnya peralatan berteknologi canggih, termasuk telepon seluler, mengakibatkan peredaran pornografi sulit dibendung. "Ini ancaman moral meresahkan. Saya menerima banyak aduan terkait masalah ini," dia menegaskan.

Dia yakin meski ada program khusus buat menangkal itu, penyebaran laman porno tetap sulit dicegah. "Makin maju teknologi kian pandai pula remaja mencari cara membuka laman sudah disekat," katanya.
(dat06/merdeka)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment