Wednesday, 22 August 2012 19:23    PDF Print E-mail
Isu SARA di pilkada DKI tak mempan
Warta
WASPADA ONLINE

JAKARTA - Pakar politik LIPI, Indria Samego, berpendapat, strategi politik mengangkat isu Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA) tidak akan berpengaruh terhadap peluang kemenangan calon gubernur tertentu. Gembar-gembor SARA ditujukan lawan politik tidak ampuh lagi untuk memenangkan jagonya.
 
Isu SARA sempat jadi hal dari kubu salah satu kontestan pilkada gubernur DKI baru-baru ini. Umat dari agama tertentu harus memilih pemimpin yang seagama alias seiman, kata tokoh masyarakat, yang menyatakan saat berbicara demikian dalam kapasitasnya sebagai imam itu.

"Isu SARA tidak mempan di Jakarta, malah bisa berakibat buruk bagi si pengusung," kata Samego, di Jakarta, hari ini. Untuk warga DKI Jakarta, isu seperti ini mungkin tidak akan menjadi perhatian. Warga lebih memilih pemimpin yang melayani kepentingan warga.

"Isu SARA bisa mengundang reaksi negatif publik terhadap calon yang menggulirkan isu itu. Pasti akan ada reaksi dari masyarakat yang mempertanyakan untuk apa isu itu digulirkan," kata Samego.
 
Publik Jakarta memberi kenyataan cukup mengejutkan saat pasangan kandidat Alex Noerdin-Nono Sampono yang diusung partai-partai politik besar kalah oleh pasangan independen, Faisal Basri-Biem. Publik pemilih Jakarta tidak bodoh lagi menentukan pilihan gubernurnya.
(dat18/antara)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment