Monday, 20 August 2012 01:11    PDF Print E-mail
Lebaran pertama di Sumut kondusif
Warta
SASTROY BANGUN
WASPADA ONLINE

 
MEDAN – Lebaran Idul Fitri 1433 H yang jatuh pada hari, Minggu (19/8) di daerah Sumatera Utara secara umum kondusif.  Namun, walaupun keamanan di Sumut kondusif,  kecelakaan lalu lintas masih mewarnai perayaaan Idul Fitri di Sumatera Utara.

Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Inspektur Jenderal Polisi Wisjnu Amat Sastro menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat di daerah itu sangat kondusif pada perayaan Lebaran 1433 Hijriyah.

 join_facebookjoin_twitter

Dikatakan, kondusifitas itu dapat terlihat dari tidak adanya peristiwa menonjol pada hari besar keagamaan tersebut pada hari pertama. “Anda bisa melihat sendiri bagaimana situasi Sumut,” katanya, hari ini.
 
Namun, kata Kapolda, pihaknya tidak pernah merasa lengah terhadap kondusifitas di Sumut yang telah terjaga dengan baik tersebut.
 
Untuk itu, pihaknya sangat mengharapkan seluruh lapisan masyarakat dapat berperan serta dalam mempertahankan kondusivitas
 
Upaya mempertahankan kondusifitas tersebut semakin dibutuhkan untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam merayakan Lebaran di daerah masing-masing.
 
Sementara itu dalam pantauan lalu lintas arus mudik di Sumut, Polda Sumut mencatat dalam delapan hari pelaksanaan Operasi Ketupat Toba, pihaknya mencatat adanya 36 korban tewas.
 
Untuk itu, Kapolda Sumut mengimbau kepada pengguna jalan khusus terhadap masyarakat yang melakukan mudik agar meningkatkan kehati-hatian karena arus transportasi.
 
Kehati-hatian tersebut sangat diperlukan agar masyarakat tidak menjadi korban kecelakaan lalu lintas yang jumlahnya semakin bertambah setiap hari. “Bagi pemudik, tolong disiplin berlalu lintas terus dijaga,” katanya.
 
Kasubdit Pengelola Informasi dan Data Bidang Humas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan di Medan, hari mengatakan, dalam delapan hari pelaksanaan Operasi Ketupat Toba, pihaknya mencatat adanya 36 korban tewas.

Sebanyak 11 korban tewas tersebut ditemukan pada Sabtu (18/8) yang merupakan H-1 Lebaran atau hari ketujuh pelaksanaan Operasi Ketupat Toba.
Selain korban tewas, personel yang bertugas dalam Operasi Ketupat Toba juga mencatat adanya korban luka sebanyak 96 orang dan luka ringan sebanyak 165 orang.

"Seluruh korban tewas, luka berat, dan luka ringan itu timbul dalam 143 kasus kecelakaan lalu lintas dalam dalam delapan hari pelaksanaan Operasi Ketupat Toba," kata Nainggolan.

Kemudian, kata Nainggolan, pihak kepolisian juga mencatat adanya 6.507 pelanggaran aturan berlalu lintas dalam delapan hari pelaksanaan Operasi Ketupat Toba tersebut.

Dari jumlah pelanggaran itu, pihaknya memberikan penindakan berupa tilang surat kendaraan sebanyak 4.712 kali terutama untuk pelanggaran berat.
"Sedangkan 1.795 pelanggaran lainnya hanya diberikan teguran agar tidak mengulangi kesalahan serupa," katanya.

Sedangkan Kepala Bidang Darat Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara Darwin Purba mengatakan, angkutan bus di daerah ini berjalan aman, lancar dan tidak ada kendala pada hari pertama Idul Fitri 1433 Hijriyah.

"Hari Minggu ini hingga pukul 21.00 WIB, situasi angkutan bus belum ada yang mengalami hambatan yang berarti, begitu juga situasi lalu lintas dalam keadaan aman," katanya di Medan, hari ini.

Namun, menurut dia, kalau pun ada terjadi kemacetan di beberapa titik hanya terjadi di luar kota seperti Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum)  di Perbaungan,  Kabupaten Serdang Bedagai, Tebing Tinggi dan  di lokasi objek wisata Danau Toba, Kabupaten Simalungun.

"Kemacetan arus lalu lintas yang terjadi siang hari tadi hanya sebentar saja, karena petugas Posko Lebaran yang terdiri dari Dinas Perhubungan dan Polisi secepatnya turun tangan mengatur kendaraan bus maupun mobil pribadi," katanya.

Darwin mengatakan, untuk menjaga ketertiban dan  keamanan pada hari Lebaran ini, pihaknya tetap  mengatur arus lalu lintas baik bus umum maupun, mobil pribadi.

"Dinas Perhubungan Sumut juga telah membentuk Posko Lebaran di kabupaten/kota untuk dapat memantau situasi yang terjadi selama Hari Raya Idul Fitri 1433 Hijriyah," ucap dia.
(dat17/wol/antara)

 

 

WARTA KARTUN

 

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment