|
||||
| Dishub siaga di lokasi rawan longsor |
| Warta |
|
WASPADA ONLINE MEDAN – Kepala Bidang Darat Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara Darwin Purba mengatakan pihaknya menyiagakan petugas di berbagai lokasi rawan longsor, terkait dengan mudik Lebaran 2012. “Pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) tetap berjaga-jaga di beberapa daerah yang selama ini sering terjadi longsor,” katanya di Medan, hari ini. Sebelumnya, Dinas Binamarga Sumatera Utara mencatat ada 20 lokasi rawan longsor yang harus diwaspadai masyarakat ketika mudik dan balik pada Lebaran tahun ini. Ke-20 lokasi rawan longsor tersebut cukup tersebar dan ada yang lintas kabupaten/kota.Diantaranya, kawasan Tanah Abang di Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang hingga kawasan Seribu Dolok di Kabupaten Simalungun serta kawasan Jembatan Merah di Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal. Kemudian, kawasan Sukaramai di Kecamatan Salam, Kabupaten Pakpak Bharat hingga perbatasan Kabupaten Humbang Hasundutan serta kawasan Kabanjahe ke Kuta Rakyat di Kabupaten Karo. Darwin mengatakan petugas dan instansi terkait yang disiagakan di daerah rawan longsor itu, tidak hanya dari Dinas Perhubungan, tetapi juga dari Dinas Bina Marga, Kepolisian dan Pemerintah Kabupaten/Kota. Penempatan personel Dinas Perhubungan itu, menurut dia, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diingini terhadap masyarakat yang mudik Lebaran. “Dinas Perhubungan Sumut tetap mengutamakan keselamatan masyarakat yang mudik Lebaran tersebut,” ucap dia. Dia menambahkan, Dinas Perhubungun Sumut telah menyiapkan sebanyak 3.927 moda angkutan bus pada Lebaran 2012, sebagai sarana transportasi bagi warga yang akan mudik ke berbagai daerah. Moda angkutan jalan yang dipersiapkan tersebut, yakni Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) antara lain sebanyak 1.121 mobil bus dan 29.146 kursi, 1.712 mobil penumpang umum dan 20.544 kursi. Selain angkutan Kota Antar-Provinsi (AKAP) sebanyak 1.094 armada dan dengan jumlah 21.880 kursi yang disediakan perusahaan jasa transportasi yang beroperasi di Sumut, katanya. Editor: SASTROY BANGUN (dat06/antara) |




Comments