|
||||
| Aksi kekerasan harus ditangani cepat |
| Warta |
WASPADA ONLINE JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta Kepolisian bertindak cepat, tegas dan tepat dalam menangani aksi-aksi kekerasan di tengah masyarakat jangan sempat memakan korban."Jangan terlambat dan jangan tidak tuntas. Jangan pula ada kesan Polri melakukan pembiaran," kata Presiden dalam Pidato Kenegaraan di Gedung DPR/MPR/DPD RI Jakarta, hari ini. Selain itu, Presiden mengingatkan agar kepolisian menghindari dan mencegah jatuhnya korban jiwa dari pihak mana pun dalam menangani kasus kekerasan karena setiap penanganan hasru diusahan secara damai. Dia juga meminta kepolisian untuk menciptakan kondisi kehidupan yang aman bagi masyarakat. Termasuk ketentraman dan ketenangan bagi umat beragama untuk menjalankan ibadahnya masing-masing. Menurutnya, aksi-aksi kekerasan dan konflik komunal itu bisa kita cegah jika semua pihak peduli, bertanggung jawab dan terus menjaga kerukunan dan ketentraman kehidupan masyarakat. "Jika semua pihak peduli dan terus bekerja, mulai dari tingkat Bupati atau Walikota dengan jajarannya, jajaran Kepolisian dan Komando Teritorial TNI, tokoh masyarakat dan Agama, pastilah tidak semudah itu terjadi aksi-aksi kekerasan, tindakan main hakim sendiri, dan konflik komunal," katanya. (dat17/wol/tvOne) |




JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta Kepolisian bertindak cepat, tegas dan tepat dalam menangani aksi-aksi kekerasan di tengah masyarakat jangan sempat memakan korban.
Comments