Saturday, 11 August 2012 11:45    PDF Print E-mail
Lebaran nggak harus serba baru
Ragam
ARIANDA TANJUNG
Kontributor WASPADA ONLINE


MEDAN - Berburu baju baru, celana baru, sepatu baru, sandal baru, pokoknya yang serba baru seakan menjadi tradisi bagi umat Islam menjelang Lebaran Idul Fitri. Jangan heran kalau lantas pasar tradisional, mal, plaza, dan pusat perbelanjaan lainnya dipadati ribuan pengunjung.
Bahkan, bagi kaum muda, membeli baju baru menjelang lebaran seolah menjadi kewajiban. Mereka bisa menghabiskan uang jutaan rupiah untuk sekadar keperluan berlebaran. Tak peduli uang kian menipis di kantong, yang peting semua serba baru.

Lantas, apa sih sebenarnya makna dari lebaran itu? Sadar atau tidak, makna dari lebaran kini menjadi melenceng. Banyak sekali kita temui moment lebaran dijadikan sebagai ajang memamerkan kemewahan.

Sebagai contoh, sudah menjadi keharusan untuk mempercantik dan mengisi rumah dengan barang-barang bagus dan mahal. Belum lagi perhiasan yang dipakai seringkali berlebihan sehingga terkesan pamer.

Anehnya, ada sebagian masyarakat membenarkan hal seperti itu dengan alasan lebaran kan hanya setahun sekali. Padahal kalau difahami, makna lebaran yang sesungguhnya adalah pensucian diri, mempertebal keimanan, kesederhanaan, dan ketulusan beribadah.

Jadi, alangkah baiknya bila harta yang kita miliki bisa dibagi dengan saudara-saudara kita yang kekurangan. Apalagi kondidsi perekonomian masyarakat Indonesia saat ini cenderung merosot. Masih banyak saudara-saudara kita di luar sana yang butuh uluran tangan kita.

Jika budaya bermewah-mewahan dalam menyambut lebaran ini terus berlangsung di tengah masyarakat, tentu dampaknya tidak akan baik karena bakal menimbulkan kesenjangan sosial. Ya, di saat si kaya bermewah-mewahan, si miskin justru hidup dalam kekurangan.

So, akan lebih baik kalau kita dalam menyambut Idul Fitri dengan rasa syukur sembari meringankan beban mereka yang hidup serba kekurangan. Tidak meski harus serba baru karena di antara makna Idul Fitri adalah kesederhanaan. Bukan begitu? 

Editor: AUSTIN ANTARIKSA

(dat18/wol/waspada)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment