|
||||
| Inilah jalur mudik rawan longsor |
| Warta |
|
RIDIN WASPADA ONLINE MEDAN – Dari survey yang dilakukan tim gabungan Polri, Bina Marga, BBP JN I dan Jasa Raharja, Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut), ditemukan sejumlah jalan arus mudik yang rawan longsor.Lokasi tersebut ada dibawah hukum Polres Mandailing Natal (Madina) dan dibawah hukum Polres Langkat. Data yang dihimpun dari Ditlantas Poldasu, titik lokasi perbaikan di bawah hukum Polres Madina terdapat di Desa Gunung Tua, Kecamatan Penyabungan, Kabupaten Mandailing Natal atau di Kilometer Jalan Penyabungan-Padang Sidempuan. Sedangkan di bawah hukum Polres Langkat, lokasi perbaikan jalan terdapat di jalan umum Medan - Tanjung Pura, Kilometer 41-42 Stabat. Kabag Bin Opsnal Poldasu, AKBP Achmad Nurdin mengatakan, selain itu ada juga 11 lokasi di lima satuan wilayah Poldasu yang masih ada perbaikan jalan yang belum selesai. Di Polres Tapanuli Utara ada lima titik, Polres Tobasa ada 1 titik, Polres Madina ada dua titik, Polres Tapsel ada satu titik dan Polres Tanah Karo ada satu titik. "Untuk itu para pemudik lebih berhati-hati lagi saat melintas dikawasan tersebut," ujar Nurdin, tadi malam. Di wilayah Resort Taput perbaikan jalan yang dipastikan belum selesai hingga musim mudik tahun ini, yakni terdapat di Jl Siborong-borong, Desa Lumban Silintong Tarutung KM 256-257, kemudian KM 272-273 ruas jalan tarutung Sipirok, Desa Simorangkir, Kecamatan Sibarita KM 70, ada lagi di Jalan Tarutiung-Sipirok KM 331-332 Desa Aek Kuli Kecamatan Simangumbang dan Jalan Tarutung-Sipirok KM 22-23 Desa Simangumbang. "Kalau di Resor Tobasa jalan yang masih ada perbaikan terdapat di ruas jalan Parapat-Silimbat, persis di KM 185-192," sebutnya. di Resor Madina juga terdapat di ruas jalan Panyabungan-Jembatan Merah KM 44-45 Desa Kuta Raja, Kec Siabu. Kemudian di Jalan Jembatan Merah-Ranjau Batuk KM 134-135 Desa TJ Ale Keca Muara Sipongi. "Kalau di Resor Tapsel perbaikan jalan terdapat di Jl Tarutung-Sipirok KM 134 Desa Aek Latong, Sipirok. Di Resor Tanah Karo perbaiak jalan terdapat di Jl Medan-Kota Cane KM 123-124 Desa Kuta Bangun, Kecamatan Tiga Binanga," sebutnya. Di Polresta Medan rawan longsor dikatakannya, terdapat di Jalan Jamin Ginting-Sembahe KM 34 s/d 38. Di wilayah Resor Karo terdapat di Jalan Medan-Kota Cane KM 123-124, Desa Kuta Bangun, Kecamatan Tiga Binanga. Di Taput pemudik juga harus mewaspadai Jalan Tarutung-Sipirok KM 311-312 Desa Sitolu Ama Kec Pahae Julu. "Kalau di kawasan Dairi waspadai rawan longsor di Jalan Sidikalang-Medan KM 11-12 Desa Sitinjo Kecamatan Sidikalang. Di Tobasa rawan longsor terdapat do Jalan Balige-Tarutung KM 248 Kecamatan Siborong-borong. Kalau diHumbahas pemudik harus mewaspadai di kawasan Jl Umum Doloksanggul-Pakkat KM 30-35 Dusun Batu Sendiri, Kec Liang Toba," bebernya. Selain daerah perbukitan, Nurdin mengatakan di 6 titik tersebut juga terdapat struktur tanah bebatuan dan kondisi tanah yang labil. "Banyak hutan gundul dikawasan tersebut. Maka waspadalah saat melintasi jalan tersebut," ujarnya. Untuk para pemudik, Nurdin menyampaikan ada sejumlah ruas jalan yang dapat dipakai sebagai jalur alternatif. Yakni, jalur Aceh Tenggara-Lawe Pakam - Kuta Buluh - Tiga Lingga - Sidikalang - Sumbul - Kabanjahe. "Jalur ini digunakan apabila terjadi longsor di Tiga Binanga, Kabupaten Tanah Karo KM 123-124," sebutnya. Dikatakannya, jika terjadi bencana tanah longsor di Dusun Buluh Didi, Dusun Tanjung Mulia, Pakpak Barat, pemudik bisa melalui jalur Aceh Singkil-Subulussalam-Manduamas-Barus-Pakkat-Dolok Sanggul- Sumbul-Kabanjahe. Jarak tempuh ini dikatakannya berjarak 197 Kilometer. Lebih jauh dikatakannya, para pemudik juga dapat melalui jalur Siborong-borong-Dolok Sanggul-Sumbul-Karo-Kabanjahe-Medan yang berjarak tempuh 211 kilometer atau menggunakan jalur Tebing Tinggi-Dolok Masihul-Lubuk Pakam dengan jarak 68 kilometer, jika terjadi longsor di Jl Balige-Siborong-borong KM 248. "Jika terjadi kemacetan di kawasan Serdang Bedagai (Sergei), pemudik bisa menggunakan jalur Tebing Tinggi-Bandar Kalifah-Tanjung Beringin-Sialang Buah-Pantai Cermin-Simpang Pantai Cermin, dengan jarak tempuh berkisar 20 kilometer," pungkasnya. (dat06/wol) |




MEDAN – Dari survey yang dilakukan tim gabungan Polri, Bina Marga, BBP JN I dan Jasa Raharja, Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut), ditemukan sejumlah jalan arus mudik yang rawan longsor.
Comments