|
||||
| Inilah lokasi jalan rusak di Sumut |
| Warta |
|
RIDIN WASPADA ONLINE MEDAN – Polda Sumut merilis titik-titik jalan rusak dan rawan longsor di Sumatera Utara. Hal tersebut berkaitan dengan mulai berlangsungnya arus mudik jelang Idul Fitri 1433 H. Berdasarkan survey, ada 15 titik jalan rusak yakni di Tanah Karo 1 titik, Tapanuli Utara 11 titik, kemudian Tobasa, Madinah dan Tapsel masing-masing 1 titik. Kemudian, untuk wilayah rawan longsor di Sumut, ada 10 titik, antara lain diwilayah Medan sendiri, Simalungun, Tanah Karo, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Madinah, Dairi, Humbahas, Sibolga dan Pakpak Bharat. " Khusus daerah longsor ini, kita siapkan alat berat untuk mengantisipasi apabila terjadi longsor," terang Kabid Humas Polda Sumut Raden Heru Prakoso. Sementara itu, untuk jembatan yang rusak diwilayah Sumatera Utara ada 2 lokasi. Yakni 1 di Madinah, dan 1 jembatan lagi ada di Stabat. " Walaupn jembatan tersebut masih bisa dilalui, namun harus antri,perlu kesabaran dari para pengemudi," terangnya. Selanjutnya, untuk daerah rawan kemacetan ada 20 lokasi. Yakni di Sergai, Medan, Langkat, Asahan, Deli Serdang, Tanah Karo dan Labuhan Batu. Sementara itu, untuk daerah rawan kecelakaan Lalu Lintas terdapat diseluruh wilayah 26 Polres jajaran Polda Sumut. Menanggapi pelaksaan Operasi Ketupat 2012 ini, Heru menjelaskan bahwa prioritas utama ada di 18 Polres, yakni Medan, Deli Serdang, Langkat, Binjai, Belawan, Tanah Karo, Sergei, Tebing Tinggi, P. Siantar, Simalungun, Asahan, Tj. Balai, Labuhanbatu, Tapteng, Tapsel, P.Sidempuan, Sibolga dan Madinah. Untuk prioritas kedua ada 8 Polres, yakni Taput, Tobasa, Humbahas, Samosir, Pakpak Bharat, Dairi, dan Nias Selatan. Untuk instansi terkait, satuan cadangan yang sifatnya On Call ada 489 personil. Yang berasal dari satuan TNI, pemadam Kebakaran, dan Dinas PU. Sementara itu, kekuatan bantuan ada yang berasal dari Satpol PP, Pramuka, Dishub dan Dinas Kesehatan. Selain itu, Poldasu juga menempatkan personil Brimob yang dipersenjatai laras panjang pada jalur yang dianggap kriminalitasnya cukup tinggi. "Personil ini ditempatkan terutama pada jalur timur yang sering terjadi Curat (pencurian berat) dan Curas (Pencurian dengan kekerasan), termasuk juga bajing loncat yang berada di Deli Serang, Labuhanbatu dan Langkat," ujar Heru. Polda Sumut menetapkan Pos Pam di setiap polres yakni Polres Binjai ada 5 Pos PAM, Medan ada 14 Pos PAM, Deli Serdan 2 Pos PAM dan 1 Pos Pelayanan, Sergei 5 Pos PAM, Tebing Tingi 4 Pos PAM dan 1 Pos Pelayanan, Asahan 5 Pos PAM dan 1 Pos Pelayanan,dan Labuhanbatu 8 Pos PAM dan 1 Pos Pelayanan. (dat18/wol) |




Comments