|
||||
| KPK-Polri sudah damai kutengok |
| Warta |
|
WASPADA ONLINE Pemandangan itupun disaksikan oleh Ruhut Sitompul yang juga hadir dalam acara yang turut mengundang jajaran menteri Kabinet Indonesia Bersatu II. Menurut dia, peristiwa tersebut terjadi setelah seluruh peserta buka puasa melaksanakan shalat Maghrib di Masjid Al Ikhlas, Mabes Polri. Saat itu, lanjut Ruhut, Kapolri dan Ketua KPK duduk di meja berlainan. Presiden SBY lalu meminta keduanya duduk satu meja. "Presiden menyalami keduanya dan keduanya lalu bersalaman, Pak Timur di kiri Pak Abraham di Kanan Presiden," tuturnya. Sekitar tiga menit ketiganya berbincang akrab. Namun, Ruhut mengaku tidak tahu isi pembicaraan mereka. "Mungkin tidak jauh dari kaitan sinergi," jelasnya. Di meja tersebut juga terlihat secara berurutan Laksamana Agus Suhartono, Kabareskrim Komjen Sutarman, Jaksa Agung Basrief Arief. Jaksa Agung enggan menjelaskan pokok pembicaraan Kapolri-Ketua KPK-Presiden. "Enjoy aja," tukasnya. Hal yang sama juga diungkapkan Kabareskrim. "Tadi hanya cerita-cerita saja," singkat Sutarman kepada wartawan seusai menunaikan salat Maghrib. Dari pantauan awak media, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tampak berbicara dengan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad dan Kapolri Jenderal Timur Pradopo saat buka puasa bersama di Mabes Polri, Jakarta, hari ini. Perbincangan itu berlangsung di tengah upaya mencari titik temu antara KPK dan Polri dalam penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan simulator dengan tersangka Irjen Djoko Susilo. Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, Komisaris Jenderal Sutarman, sebelumnya duduk berdampingan dengan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad, saat berbuka puasa bersama Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono, di Mabes Polri. Mereka tampak berbincang-bincang selama acara tersebut. Saat dikonfirmasi, Sutarman mengaku hanya membicarakan tentang hal-hal ringan. Mereka tidak memperbincangkan kasus dugaan korupsi pengadaan simulator kemudi di Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri. "Tadi hanya cerita-cerita saja," singkat Sutarman kepada wartawan seusai menunaikan shalat magrib di Masjid Al Ikhlas Mabes Polri, Jakarta Selatan, hari ini. Sementara, ketika ditanya mengenai perkembangan kasus dugaan korupsi di Korlantas Polri yang berada di tangan Bareskrim, dia mengatakan belum ada perkembangan signifikan. "Belum ada perubahan, masih seperti kemarin," ujarnya. Pada kesempatan yang sama, Abraham Samad memilih bungkam dalam menanggapi desakan juru berita. "Nanti-nanti saja, bapak mau makan dulu," kata polisi yang mengawalnya. (dat03/medi/indonesia/wol)
|




JAKARTA - Ada pemandangan menarik pada buka puasa dengan Presiden RI di Mabes Polri tahun ini. Tepat dengan peristiwa perselisihan Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait penyidikan kasus dugaan korupsi di Korps Lalu Lintas Polri. Presiden terlihat berbincang dengan Ketua KPK Abraham Samad dan Kepala Polri, Jenderal Polisi Timur Pradopo.
Comments