Sunday, 05 August 2012 22:34    PDF Print E-mail
Mantan GAM dilibatkan pantau Aceh
Warta
WASPADA ONLINE

BANDA ACEH - Pemerintahan Aceh memutuskan untuk melibatkan eks kombatan GAM dalam Tim Pemantau Pembangunan Aceh. Selain mantan GAM yang bernaung di bawah payung Komite Peralihan Aceh (KPA), tim pemantau juga beranggotakan Kepolisian, Kejaksaan, Inspektur daerah, dan elemen sipil.

Kesepakatan itu lahir dalam pertemuan anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh menjelang buka puasa, di Meuligoe Gubernur Aceh, kemarin.
Semua anggota Forkopimda hadir antara lain Gubernur, Ketua DPR Aceh, Kasdam Iskandar Muda, Kapolda Aceh, Kajati Aceh,  plus Ketua MPU, dan Ketua MAA.

Sedangkan jajaran Pemerintah Aceh ikut hadir antara lain Sekda, T Setia Budi, Asisten Pemerintahan Marwan Sufi, Kepala Bappeda Iskandar, Kadishubkomintel Yuwaldi Awai, Kepala DPKKA Paradis, Kepala Biro Hukum dan Humas Makmur Ibrahim, Kepala Biro Tata Pemerintahan Hamid Zein serta Kabag Humas Usamah El-Madny.

Menurut Gubernur komposisi tim pemantau yang melibatkan berbagai  pihak tersebut dinilai memiliki kompetensi melaksanakan tugas pemantauan pembangunan Aceh. “Ada potensi dan sumber daya yang mereka miliki yang saya kira dapat disumbangkan dalam pembangunan Aceh ini,” tegas Gubernur.

Doto Zaini menyebutkan tim pemantau menjadi penting dan strategis keberadaannya untuk mengawal proses pembangunan Aceh lima tahun ke depan, agar berada di jalan yang benar dan sesuai kehendak rakyat sebagai pemilik kedaulatan.

Gubernur meminta dalam keanggotan tim, disamping mengakomodir sejumlah pihak, juga perlu melibatkan jajaran eks kombatan GAM yang saat ini berhimpun dalam wadah KPA.
(dat03/tribun)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment