|
||||
| KPK - Polri harus bertemu tuntaskan Korlantas |
| Warta |
WASPADA ONLINE JAKARTA - Polemik yang terjadi antara KPK-Polri menyusul mencuatnya kasus dugaan korupsi driving simulator di Korps Lalu Lintas (Korlantas) Mabes Polri menjadi perhatian Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Djoko Suyanto. Dikatakan Djoko, polemik ini harus diselesaikan agar penanganan kasus korupsi senilai Rp196 Miliar itu bisa diselesaikan."Untuk penyelesaian persoalan ini, Kapolri harus bertemu lagi dengan para Pimpinan KPK dengan suasana yang damai dan tidak konfrontatif. Pertemuan itu untuk mereview kembali pertemuan pada tanggal 30 Juli silam," ujar Djoko, hari ini. Dalam pertemuan itu, kata Djoko, kedua belah pihak merumuskan kembali butir-butir kesepakatan dalam menuntaskan penanganan kasus di Korlantas ini. Tentunya disesuaikan dengan Undang-undang yang berlaku. Hasil kesepakatan itu dituangkan dalam bantuk tertulis. Setelah selesai merumuskan penanganan kasus ini, kedua pimpinan Lembaga ini harus menjelaskannya secara bersama-sama dihadapan media massa agar publik bisa mengetahui perkembangannya. "Penjelasan secara bersama itu perlu dilakukan agar publik menerima informasi yang lengkap dan komprehensif demi penuntasan kasus korupsi ini," tandas Djoko. (dat06/inilah) |




JAKARTA - Polemik yang terjadi antara KPK-Polri menyusul mencuatnya kasus dugaan korupsi driving simulator di Korps Lalu Lintas (Korlantas) Mabes Polri menjadi perhatian Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Djoko Suyanto. Dikatakan Djoko, polemik ini harus diselesaikan agar penanganan kasus korupsi senilai Rp196 Miliar itu bisa diselesaikan.
Comments