Friday, 03 August 2012 19:23    PDF Print E-mail
Jembatan Batam-Bintan tunggu study kelayakan
Warta
WASPADA ONLINE

BATAM - Pada 2013 rencana pembuatan jembatan Batam-Bintan akan masuk tahapan studi kelayakan.

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Mustofa Widjaja mengatakan itu di Batam, hari ini. "Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sudah selesai melakukan blue print. Tahun depan dilakukan feasibility (studi kelayakan)," kata Mustofa.

Pemerintah pusat bersama BP Batam saat ini sedang melakukan kajian atas pembiayaan rencana pembangunan jembatan itu.

"Apakah akan dari investasi atau kerja sama? Nanti dilihat. Tapi pengerjaaannya kelas internasional. Sekarang sedang dipelajari konsultan," kata Mustofa.

Sebelumnya, Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Muhammad Sani mengatakan pembangunan jembatan itu untuk meningkatkan perekonomian kawasan perdagangan bebas (FTZ) Batam dan Bintan.

"Bila jembatan dibangun, perdagangan kawasan bebas akan semakin cepat meningkat," katanya.

Menurut anggota DPR Harry Azhar Azis mengatakan pembiayaan pembangunan jembatan bisa saja menggunakan dana dari sukuk. Apalagi dalam APBN 2013 beberapa persen pembelanjaan negara dibiayai sukuk.

Perhitungan Harry, dari ratusan triliun belanja negara Rp20 triliun di antaranya dibiayai sukuk. "Jadi kalau pembangunan jembatan Batam-Bintan Rp8 triliun, bisa pakai sukuk," kata Harry.
(dat17/antara)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment