|
||||
| Kader Golkar dipersilahkan pilih Foke atau Jokowi |
| Warta |
WASPADA ONLINE JAKARTA - Memasuki putaran kedua pada Pemilihan umum Kepala Daerah (Pemilukada) DKI Jakarta, Partai Golkar cenderung akan membebaskan kadernya untuk memilih antara pasangan Calon Gubernur Fauzi Bowo (Foke)-Nacrowi Ramli (Nara) atau Joko Widodo (Jokowi)-Basuki T Purnama (Ahok).Menurut Ketua DPP Partai Golkar, Priyo Budi Santoso, partainya saat ini sedang mengalami kegalauan dalam menentukan pilihan pada putaran kedua yang jatuh pada 20 September mendatang. "Begini, kalau mau jujur, jika ingin saya sampaikan kepada Anda karena kami berada dalam posisi dilematis terhadap dua pasangan yang ada ini. Kami lebih cenderung menyerahkan seluruhnya kepada elemen Partai Golkar untuk memilih yang terbaik," jelas Priyo di Gedung DPR RI, Jakarta, hari ini. Priyo menjelaskan, semua orang tahu secara tradisional, ormas-ormas yang didirikan oleh Golkar cenderung dekat dengan Foke-Nara. Tapi, semua tahu bahwa Jokowi adalah media darling. "Dan diketahui Ahok pernah menjadi bagian Golkar, nah karena berbagai pertimbangan ini, keliatannya kami nanti memiliki kecenderungan menyuruh instrumen partai Golkar di Jakarta ini yang jumlahnya cukup banyak untuk memilih yang terbaik," simpulnya. (dat18/okz) |




JAKARTA - Memasuki putaran kedua pada Pemilihan umum Kepala Daerah (Pemilukada) DKI Jakarta, Partai Golkar cenderung akan membebaskan kadernya untuk memilih antara pasangan Calon Gubernur Fauzi Bowo (Foke)-Nacrowi Ramli (Nara) atau Joko Widodo (Jokowi)-Basuki T Purnama (Ahok).
Comments