Sunday, 22 July 2012 19:27    PDF Print E-mail
PPP tak akan perkuat Foke-Nara
Warta
WASPADA ONLINE

JAKARTA - Dukungan PPP ke pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli (Foke-Nara) dinilai tidak berpengaruh signifikan dalam upaya mendongkrak perolehan suara. Sebab, pemilihan umum kepala daerah (pemilu kada) DKI putaran satu memperlihatkan minimnya peran parpol.

"Di pemilu kada DKI, figurlah yang paling utama. Figur yang tepat, ditambah mesin parpol yang bekerja akan terasa optimal meraih suara," kata Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima) Ray Rangkuti di Jakarta, hari ini.

Menurut dia, hasil pemilu kada putaran pertama memperlihatkan minimnya peran serta mesin partai dalam meraih suara publik. "Pemilu Kada DKI nampaknya tidak terlalu tergantung pada parpol. Bahkan koalisi PPP dan Golkar di pemilu kada DKI hanya mampu mendongkrak pasangan Alex Noerdin-Nono Sampono di nomor lima dari enam pasangan. Jelas, mesin PPP tidak bergerak dan tidak signifikan bagi pemilih," kata Ray.

Ray menilai, PPP mengalihkan dukungan ke pasangan Foke-Nara karena manut pada kepentingan politik nasional dan koalisi di tingkat pemerintah pusat yang telah terbangun. "Ini bagian dari pengekalan koalisi di tingkat nasional. Permainan sudah mencapai ke level nasional. Dalam konteks ini, tidak tersedia pilihan lain bagi PPP kecuali manut pada keinginan koalisi besar," kata Ray.

Pada pemungutan suara 11 Juli, pasangan yang mendapat suara terbanyak adalah Joko Widodo (Jokowi)-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan 42,6% suara sah. Pasangan ini didukung PDIP dan Partai Gerindra. Di urutan kedua adalah pasangan Fauzi Bowo (Foke)-Nachrowi Ramli (Nara) dengan 34,05% suara sah. Foke-Nara mendapat dukungan tujuh parpol, seperti PAN, Partai Demokrat, Partai Hanura, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Sedangkan perolehan suara pasangan Alex-Nono berada di urutan lima. Padahal, pasangan itu telah mengantongi dukungan dari 18 partai, seperti Partai Golkar, PPP, Partai Damai Sejahtera, dan Partai Patriot.

Pasangan Alex-Nono kalah dari pasangan Hidayat Nur Wahid-Didik J Rachbini yang diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan 11,72% suara sah, dan pasangan Faisal Basri-Biem Benjamin dari jalur independen yang meraih 4,98% suara sah.

Pasangan Alex-Nono hanya mampu mengungguli pasangan dari jalur independen lainnya, Hendardji Soepandji-Ahmad Riza Patria yang berada di posisi terakhir dengan 1,98% suara sah.
(dat17/mediaindonesia)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment