|
||||
| Kinerja Tim Monitoring diapresiasi |
| Warta |
WASPADA ONLINE JAKARTA - Jaksa Agung Basrief Arief mengapresiasi kinerja Tim Monitoring yang berhasil menangkap 30 buronan kasus korupsi sepanjang semester awal tahun ini.Basrief mengatakan, Tim Monitoring yang dibuat Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Kemenkopolhukam tersebut sangat membantu proses penangkapan tersangka dan terpidana kasus korupsi. "Jadi total jumlah semua baik tersangka maupun terpidana itu ada 30 orang dan buron, ini sudah berjalan tahunan seperti itu, jadi sangat membantu sekali tim ini monitoring centernya dan tim ini, kalau bukan orang yang kredibel tidak mungkin masuk angin barang itu," papar Basrief usai menutup rangkaian Hari Bhakti Adhyaksa ke-52 di kompleks Kejagung, hari ini. Basrief menjelaskan Tim Monitoring berbeda dengan tim pemburu koruptor. Tim terpadu tersebut dinahkodai oleh Wakil Jaksa Agung Darmono di bawah Menko Polhukam. "Bahwa kita bisa juga melakukan penangkapan, tentunya dalam wilayah Indonesia, kalau terkait diluar tentu terkait masalah hubungan kerja sama antar negara dan tentunya ada proses yang berbeda," ujarnya. Meski telah berhasil menangkap 30 koruptor, Basrief meminta agar personel Tim Monitoring meningkatkan pendidikan dan pelatihan di Kejaksaan. "Bahkan akan melakukan kerja sama meningkatkan lagi bagaimana cara melakukan monitor tersangka dan terpidana, tidak juga lepas terkait masalah aset recovery, aset asing kita akan melakukan kerja sama dalam arti beri pengetahuan yang cukup melalui pendidikan dan kerja sama," ujarnya. (dat17/inilah) |




JAKARTA - Jaksa Agung Basrief Arief mengapresiasi kinerja Tim Monitoring yang berhasil menangkap 30 buronan kasus korupsi sepanjang semester awal tahun ini.
Comments