Friday, 20 July 2012 23:42    PDF Print E-mail
Polda Sumut serius periksa istri gubernur
Warta

INDRA WIDYASTUTI
WASPADA ONLINE

 
MEDAN – Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut), Irjen Wisjnu Amat Sastro, memastikan pemeriksaan terhadap istri pelaksana tugas Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho, Sutias Handayani, tetap dilakukan. Wisjnu juga mengaku, pihaknya serius dalam melakukan pemeriksaan tersebut.
 
“Seriuslah. Masa ada ecek-ecek,” kata Kapolda, hari ini.  Wisjnu menuturkan, pihaknya akan memeriksa Sutias sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi di Biro Umum Pemprov Sumut. Hal itu lantaran nama Sutias disebut juga menerima aliran dana dari Biro Umum, oleh mantan bendahara Biro Umum, Aminudin yang sudah menjadi tersangka.

join_facebookjoin_twitter
 
“Nanti kan kita lihat. Kalau saksi, ya saksi. Kita panggil dua-duanya,” kata Wisjnu. Disinggung apakah ada muatan politis dalam pemeriksaan istri Gatot tersebut, Wisjnu membantahnya. “Itulah kalian, suka nyerang. Katanya korupsi, kita ambil langkah itu. Itu kan pengakuan dari tersangka, jadi kita jangan seperti itu. Tidak ada itu,” ungkap Wisjnu.
 
Wisjnu juga menegaskan, apa yang dilakukan Polda, termasuk memeriksa istri Gatot, adalah semata-mata demi penegakan hukum, untuk mengungkap kasus korupsi di Pemprov Sumut.
 
“Inilah kalian, pisau mata dua. Tanyalah sama tersangkanya. Kenapa dia bisa ngomong seperti itu. Ini kan tentu perlu kroscek. Katanya untuk belanja segala macem. Kita perlu tahu, apa betul itu. Kan saksi ini,” bebernya.
 
“Mari tolong sama-sama, jangan kita memberitakan yang kurang baik. Dukunglah kita membereskan ini. Jadi bukan menggebu-gebu, gak ada itu. Jangan dibawa ke ranah itu,” tegasnya.
 
Wisjnu menegaskan, pihaknya tidak pandang bulu dalam melakukan penegakan hukum. “Tidak ada yang kebal hukum di dunia ini. Aku pun kalau salah diperiksa. Ini zamannya reformasi. Belum pernah ada namanya Kapolri masuk penjara. Ini ada mantan Kapolri masuk penjara. Semua sama di mata hukum. Kalian saja yang pande-pande,” tandasnya.
 
Sementara itu, Plt Gubernur Sumut, Gatot Pujo Nugroho memilih bungkam ketika wartawan menanyakan pemeriksaan istrinya tersebut. Gatot hanya tersenyum seraya masuk ke dalam mobil. Sutias Handayani sendiri mengaku heran ketika dirinya disebut-sebut akan dipanggil pihak Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut), karena dia baru tahu kalau dirinya akan dipanggil Polda Sumut.
 
Dia pun tidak menyangka jika dirinya terseret-seret kasus dugaan korupsi Biro Umum Rp25 miliar lebih. “Saya juga baru tahu. Heran juga, seingat saya sejak bapak (Gatot Pujo Nugroho) menjadi Wagub saya terima cek itu,” akunya  Menurutnya, biaya itu adalah uang belanja rutin rumah dinas. Bahkan, menurutnya, besaran uang belanja rutin tersebut telah ditentukan oleh Biro Umum Pemprovsu.

Editor: ANGGRAINI LUBIS
(dat03/wol)


 
WARTA KARTUN

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment