Thursday, 19 July 2012 13:02    PDF Print E-mail
DPRD: Jalan rusak ancam pengendara
Warta
WASPADA ONLINE

MEDAN - Anggota Komisi A DPRD Sumut, Tunggul Siagian menilai, saat ini kondisi perlalulintasan di Sumut sangat mengerikan. Sebab, jalan raya sudah berubah menjadi 'ladang pembantaian' (the killing fields) terhadap para pengguna jalan, sehingga lebih banyak korban laka lantas daripada korban 'perang' di masa merebut kemerdekaan RI.

 “Sangat mengerikan, sejumlah ruas jalan di Sumut sudah menjadi 'ladang pembantaian' terhadap pengguna jalan. Seperti Jalan jurusan Medan-Tebing Tinggi–Kisaran, maupun Jalan Medan–Binjai–Langkat, dalam kurun waktu Januari–Juli 2012 sudah ratusan orang mati sia-sia akibat laka lantas di jalan tersebut,” beber politisi Demokrat ini.

Hal ini disebabkan, kondisi jalan dengan beban atau jumlah transportasi yang melintas tidak mampu lagi menampungnya, serta kualitas jalan yang tidak memenuhi standar maupun struktur jalan, serta diperparah lagi dengan situasi rusaknya bahu jalan maupun drainase yang sangat mengganggu kenyamanan pengguna jalan.

Karenanya tidak mengherankan, dalam kurun waktu Januari – Juli 2012, sudah ratusan nyawa melayang dan diperkirakan kerugian materil mencapai ratusan miliar akibat laka lantas di kedua ruas jalan tersebut.

 “Data ini kita peroleh dari Dirlantas Poldasu ketika melakukan rapat dengar pendapat dengan DPRD Sumut,” kata Tunggul, hari ini.

Dalam kasus kecelakaan ini, Dinas PU, Dirlantas Poldasu, Dishub, termasuk instansi paling bertanggung jawab atas banyaknya korban laka lantas di jalan raya. “Jika ada masyarakat merasa dirugikan akibat lalu lintas, bisa melakukan gugatan class action, karena masyarakat berhak memperoleh keamanan dan kenyamanan dalam menggunakan fasilitas umum,” tambahnya.

Editor:SASTROY BANGUN
(dat17/wol/irwans)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment