Wednesday, 18 July 2012 08:22    PDF Print E-mail
Harga naik 15%, wajar kata Mentan
Ekonomi & Bisnis
WASPADA ONLINE

JAKARTA - Seperti biasanya, menjelang puasa dan lebaran, harga sejumlah kebutuhan pokok mulai merangkak naik. Hal ini merupakan fenomena dan tren tahunan yang selalu terjadi.

Menteri Pertanian, Suswono menyebut hal tersebut biasa karena ada hukum pasar, di mana ada peningkatan permintaan. Tapi dia mengakui bahwa gejolak harga atau kenaikan harga sering dilakukan oleh para pedagang dan spekulan yang memanfaatkan tingginya permintaan.

Namun, ada batas kewajaran dalam kenaikan harga di pasaran menjelang puasa dan ramadan. "Sepanjang biasanya kita mengambil toleransi 15 persen, itu artinya masih wajar. kalau sudah di atas itu memang ini kita harus cari faktornya apa," ujar Suswono, hari ini.  

Dia menuturkan, sesungguhnya tidak ada masalah berarti terkait pasokan bahan pangan. Dia meminta masyarakat atau konsumen tidak panik menghadapi kondisi di pasar. Sebab, jika masyarakat panik dan khawatir terjadi kelangkaan bahan pangan, hal ini justru akan dimanfaatkan oleh spekulan untuk memainkan harga.

"Persoalannya tidak ada lembaga yang punya penugasan seperti Bulog untuk melakukan operasi pasar. Yang bisa kita lakukan mengimbau kepada pelaku usaha supaya jangan memberatkan kenaikan yang sudah menjadi-jadi yang justru pada akhirnya dia akan rugi karena kalau dia tidak lepas dan menumpuk stok maka harga akan jatuh juga," jelasnya.

Dia menyebutkan, pasokan atau ketersediaan daging sapi dan bahan kebutuhan lainnya, sejauh ini masih aman. Jika ditemukan adanya kelangkaan, hal itu semata-mata karena terhambat masalah distribusi saja.

"Yang menghambat itu pasti akan berpengaruh, ini yang kita harapkan distribusi logistik bisa mendapat dukungan terhadap produk-produk pertanian, kalau itu berjalan baik, sebetulnya itu tidak akan terjadi kelangkaan," paparnya.

Pihak Kementerian Perhubungan sudah menjanjikan untuk tidak mengesampingkan distribusi bahan pangan ke daerah daerah. "Ini yang sedang diatur karena problem kita di transportasi antar pulau," tambahnya.
(dat18/merdeka)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment