|
||||
| Wisma Bakrie didatangi korban Lapindo |
| Warta |
WASPADA ONLINE JAKARTA - Korban lumpur Lapindo Sidoarjo, Jawa Timur, Hari Suwandi mendatangi Wisma Bakrie 2 yang terletak di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Dengan tubuh yang dipenuhi cat berwarna abu-abu seperti warna lumpur Lapindo, Hari seorang diri meminta klarifikasi dan tanggung jawab dari Aburizal Bakrie atas ganti rugi warga Sidoarjo."Yang jelas aksi ini akan saya lakukan sampai ada kejelasan atau penyelesain total, bukan hanya dari penyelesaian dengan janji atau apapun. Mau dijanjikan hari ini, tanggal segini, saya tetap enggak akan pulang," kata Hari di Jakarta, hari ini. Dirinya mengaku akan pulang ke Sidoarjo jika warga yang terkena dampak lumpur sudah menginformasikan ada penyelesaian yang konkret dari pihak Bakrie selaku pemilik Lapindo Brantas (sekarang PT Minarak Lapindo Jaya) tersebut. Hari berangkat berjalan kaki dari Porong pada 14 Juni pukul 10.00 WIB dan tiba di Jakarta pada 8 Juli 2012 pukul 09.00 WIB. Hari memaparkan, dari 13 ribu berkas yang sudah dibayar perusahaan Bakrie (Minarak Lapindo Jaya), baru sekitar 4 ribu berkas atau senilai Rp71 miliar yang sudah selesai. "Seperti yang dikatakan di media bahwa Aburizal Bakrie sudah mengeluarkan Rp7 triliun lebih. Sedangkan kerugian warga lumpur Lapindo yang terkena peta area terdampak sejak 2007 cuma Rp 3,8 triliun," tukasnya. Menurut Hari, jika benar Lapindo sudah mengeluarkan uang sebesar Rp7 triliun, semestinya ganti rugi warga sudah selesai. "Kalau mereka bilang sudah keluarakan Rp7 triliun, warga korban lumpur Lapindo sudah dibayar lunas. Nah itu uangnya ke mana, berarti itu bohong semua," tegas Hari. Hari sendiri masih menunggu audiensi yang dijanjikan DPR dan pemerintah. "Kami sudah masukkan surat audiensi ke Sekretariat Negara (Setneg). Kemarin sudah ke sana, tapi belum ada respons apapun," katanya. Sebelumnya, Direktur PT Minarak Lapindo Jaya (MLJ) kembali membayar tanah dan bangunan warga sesuai Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2007. Sejak Jumat (15/6) malam, MLJ telah mentransfer dana sebesar total Rp50 miliar untuk sekitar 4.000 berkas milik warga dalam Area Terdampak. Menurut dia, jumlah tersebut merupakan bagian dari sisa keseluruhan berkisar 900 miliar, yang akan selesai dalam skema pembayaran hingga akhir tahun ini. Dalam pembayaran ini, 500 berkas dengan nilai aset di bawah Rp500 juta telah lunas. (dat18/mediaindonesia) |




JAKARTA - Korban lumpur Lapindo Sidoarjo, Jawa Timur, Hari Suwandi mendatangi Wisma Bakrie 2 yang terletak di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Dengan tubuh yang dipenuhi cat berwarna abu-abu seperti warna lumpur Lapindo, Hari seorang diri meminta klarifikasi dan tanggung jawab dari Aburizal Bakrie atas ganti rugi warga Sidoarjo.
Comments