|
||||
| Produksi jagung Sumut naik |
| Warta |
|
WASPADA ONLINE MEDAN - Produksi jagung Sumatera Utara pada angka ramalan atau ARAM I 2012 naik 55.229 ton dari angka tetap 2011 dipicu meningkatnya produktivitas tanaman petani. Kepala Dinas Pertanian Sumut, M. Room S, di Medan, mengatakan, pada ARAM 1 2012, produksi jagung sudah mencapai 1.349.874 ton naik 55.229 ton dari angka tetap (ATAP) 2011 yang masih 1.294.645 ton. Kenaikan itu dipicu naiknya produktivitas tanaman petani dari 2011 yang sebesar 50,71 kuintal per hektare menjadi 54,25 kuintal per hektare. Ia mengaku seharusnya dengan produktivitas yang naik cukup besar, produksi bisa lebih banyak lagi. Namun, terhalang oleh luas panen jagung itu yang menurun. Pada ARAM I 2012 luas panen masih 248.824 hektare dari ATAP 2011 yang sudah 255.291 hektare. "Mudah-mudahan luas panen naik lagi karena pada tahun ini, Sumut menargetkan bisa mencapai produksi sekitar 1,5 juta ton," katanya. Produksi yang meningkat itu bermaksud mengejar swasembada bahkan surplus mengingat kebutuhan jagung Sumut, khususnya untuk pakan ternak, semakin menguat. Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT) Sumut, Bethman Siagian, menyebutkan bahwa kebutuhan jagung untuk pabrikan berkisar satu juta ton per tahun. "Kebutuhan itu akan semakin besar karena bisnis peternakan di Sumut dan daerah Sumbagut (Sumatera bagian utara) yang pasokannya sebagian besar mengandalkan dari Sumut kelihatan semakin membaik," katanya Ia mengakui, akibat pasokan yang belum memadai, perusahaan pakan ternak mengimpor jagung. Editor:SASTROY BANGUN (dat17/antara) |




Comments