Monday, 16 July 2012 08:12    PDF Print E-mail
Sumut masih miliki desa terisolasi
Warta

WASPADA ONLINE

MEDAN - Anggota  DPR RI Haji Chairuman Harahap mengatakan, Sumatera Utara masih memiliki desa terisolasi, seperti di Desa Sipiongot Kecamatan Dolok Kabupaten Padang Lawas Utara.

"Karena terpencilnya desa tersebut, infrastruktur berupa jalan hingga saat ini belum diaspal. Hal yang seperti ini, seharusnya menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara," katanya, akhir pekan lalu.

Pembangunan jalan di desa yang cukup terpencil itu, menurut dia, merupakan tanggung jawab pemerintah, karena dengan dibukanya akses transportasi di daerah itu, bukan hanya akan menguntungkan masyarakat maupun petani untuk membawa hasil pertanian maupun perkebunan dipasarkan ke kota.

Namun juga akan menambah pendapatan asli daerah (PAD) bagi Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) karena dapat dengan lancar mengutip retribusi dari hasil perkebunan dan pertanian yang dihasilkan oleh warga tersebut.

"Jadi, pembangunan jalan di desa terisolasi itu dapat memajukan dan memperlancar roda perekonomian di suatu daerah (baik desa maupun kecamatan). Ini adalah tujuannya dalam menggerakkan usaha kecil dan menengah (UKM) di Kabupaten Paluta," ujar Chairuman yang juga mantan Deputi Menkopolhukkam.

Apalagi, kata dia, desa terisolasi Sipiongot dikenal memiliki potensi alam yang cukup besar dari sektor perkebunan kopi, karet, kakao (coklat), jagung, kelapa dan lainnya.

Chairuman menambahkan, keterisolasian Desa Sipiongot sejak daerah tersebut masih masuk wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).

Namun, saat ini Desa Sipiongot sudah menjadi wilayah Kabupaten Paluta, hasil pemekaran Kabupaten Tapsel. Infrastrukturnya belum juga berubah dan masih jalan yang ditimbun dengan tanah.

"Dimanakah perhatian Pemprov Sumut untuk menjadikan Desa Sipiongot itu, tidak lagi terisolasi seperti saat ini, bisa mengikuti desa-desa lainnya yang sudah maju di Kabupaten Paluta," kata mantan Kajati Sumut itu.

Data yang diperoleh menyebutkan, Kabupaten Padang Lawas Utara, salah satu kabupaten di provinsi Sumatera Utara, yakni hasil pemekaran dari Kabupaten Tapanuli Selatan. Ibukota Kabupaten Paluta adalah Gunung Tua, luas wilayahnya  3.918,05 kilometer persegi.

Wilayah Kabupaten Paluta ini terdiri atas 9 kecamatan dan 388 kelurahan/desa. Komoditas unggulan kabupaten ini adalah kelapa sawit, kakao, karet, kelapa, kopi, jagung ubi kayu dan ubi jalar.
(dat18/antara)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment