|
||||
| Gaji pemain PSMS ‘gantung’ |
| Sports |
|
WASPADA ONLINE Idris menyebutkan pihaknya belum berani memastikan semua gaji dibayar penuh dalam satu hari. Namun dia mengaku terus mengupayakan. “Untuk pelunasan gaji kan komitmen dari APPI dengan BLI. Kalau dana dari sponsor PT Bakrie Sumatra Plantation tidak akan cukup. Satu musim saja kami butuh sekira 16 miliar lebih," ungkapnya. Jika dihitung sisa dana PSMS dari Badan Liga sebagai bantuan untuk klub ISL putaran kedua senilai Rp1,5 miliar dan sisa dana sponsor Bakrie Sumatra Plantation yang disebutkan manajemen belum dicairkan senilai Rp2 miliar, maka kurang lebih ada dana Rp3,5 miliar. Dana sejumlah ini dinilai tidak akan cukup untuk lima bulan gaji 25 pemain, sisa kontrak termasuk untuk pemain yang sudah didepak di putaran pertama. Juga untuk hak Pelatih Raja Isa yang belum penuh dibayar pasca-pendepakan. Memori musim lalu menyeruak saat skuat Ayam Kinantan memilih mendatangi kantor KONI Medan karena gaji urung dibayar. Solusi saat itu dinilai tidak memihak pemain, karena pelunasan di atas kesepakatan membuat gaji pemain tidak dibayar penuh. "Inilah sebenarnya yang kami takutkan. PSMS tidak ada dana selain satu sponsor dan bantuan liga. Tapi itu hak kami yang bertanding dalam kondisi tak gajian hingga berbulan-bulan. Itikad baik manajemen yang kami tuntut," ungkap seorang pemain yang enggan namanya disebut. Sementara itu, skuat PSMS akan tiba di Medan pada Sabtu ini. Rombongan sudah berangkat dari Kalimantan sejak Jumat pagi. Hanya saja, tidak akan semua pemain memilih balik ke Medan. Beberapa pemain yang memilih kembali ke Medan adalah Nico Malau, Zulkarnain, Novi Handriawan, Alamsyah, Osas Marvelous Saha, Wawan Widiantoro. Para pemain ini akan bergabung bersama dua pelatih Suharto AD dan Sugiar, Dokter tim dan staf bagian perlengkapan. Sementara di mes, masih ada pemain asal Tangerang, Ramadhan Saputra, yang ditinggal dalam tur Kalimantan. Sedangkan, pemain-pemain lainnya memilih pulang ke kampung halaman dan tidak ikut ke Medan. Bahkan, dua pemain asing Sasa Zecevic (Serbia) dan Nastja Ceh (Slovenia) sudah meninggalkan tim dan pulang ke negara masing-masing. Editor: AUSTIN ANTARIKSA (dat03/wol/goal) WARTA KARTUN |




MEDAN - Setelah dinilai gagal musim ini, manajemen PSMS ISL harus membuktikan bisa menjalankan kewajiban terakhirnya. Ini berkaitan dengan lima bulan gaji plus sisa sepuluh persen nilai kontrak yang tertunggak.
Comments