Wednesday, 11 July 2012 23:11    PDF Print E-mail
Festival Budaya Melayu Agung ditutup
Warta
SASTROY BANGUN
WASPADA ONLINE


MEDAN - Wakil Walikota Medan, Dzulmi Eldin menutup Festival Budaya Melayu Agung (FBMA) Tahun 2012  di  Lapangan  Merdeka Medan. Even ini diharapkan  dapat melestarikan kebudayaan Melayu. Dengan demikian budaya Melayu  dapat dipromosikan  dan dikembangkan sebagai salah satu potensi  ekonomi daerah.

Menurut Eldin, ada 3 kegiatan pokok dalam penyelenggaraan FBMA  yakni festival budaya, silaturahmi budaya dan kirab budaya Melayu. Semua kegiatan kegiatan telah terselenggara dengan baik dan sukses. Hal itu tidak terlepas dari seluruh peserta . Untuk itu atas nama  masyarakat Kota Medan, Eldin mengucapkan terima kasih.

“FBAM 20123 saya nilai sakral dan meriah. Hal ini tentunya menjadi kebanggaan bagi  Kota Medan dan bagi kita semua. Saya juga memberi  apresiasi khusus atas antusiasme  peserta yang berpartisipasi dalam even ini.  Seluruh kegiatan yang digelar adalam even ini untuk melestarikan budaya Melayu. Saya percaya budaya Melayu dapat kita promosikan dan kembangkan sebagai salah satu potensi ekonomi daerah,”  kata Eldin, hari ini.

Kemudian Eldin memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah meluangkan waktu sekaligus berpartisipasi melestarikan budaya Melayu, serta mengangkat kedudukan dan perannya sejajar dengan budaya lain di Indonesia. Di samping itu Eldin juga menyampaikan permohonan maaf  apabila masih ada kekurangan dan ketidaknyamanan  selama FBMA berlangsung. “Saya  yakin partisipasi kita semua member i makna bagi kelestarian budaya Melayu di nusantara,” ungkapnya.         

Itu sebabnya  Eldin berharap FBAM dapat dilaksanakan secara berkala dalam rangka menumbuhkembangkan budaya lokal.  Dijelaskannya,  budaya  Melayu  dinilainya memiliki ciri khas sehingga dapat dijadikan pusat keagungan Kesultanan Deli. “Saya yakin karakter masyarakat, bahkan bangsa dibangun berdasarkan budaya. Sebab., budaya identikm dengan pembangunan peradaban,” paparnya.

Sementara itu  Kadisbudpar selaku Ketua Panitia Busral Manan mengungkapkan , selama lima hari FBMA berlangsung, even ini  diikuti  68 stand pameran dan 38 stand kuliner yang menghasilkan perputaran uang sekitar Rp200 juta. Diungkapkannya,  seluruh rangkaian kegiatan, dilaksanakan dalam rangka pelestarian budaya Melayu dan sebagai peningkatan ekonomi kreatif masyarakat.

Dalam acara penutupan yang turut dihadiri Sekda Syaiful Bahri Ketua MUI Kota Medan M Hatta, pimpinan SKPD, tokoh masyarakat, alim-ulama, tokoh adat serta peserta FBMA, dibagikan hadiah bagi para pemenang seperti perlombaan Serampang XII, Dendang Melayu, Tari Zapin, Berbalas Pantun, dan Marching Band Lagu Melayu.

Editor: AGUS UTAMA
(dat06/wol)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment