|
||||
| Festival Budaya Melayu Agung ditutup |
| Warta |
|
SASTROY BANGUN WASPADA ONLINE MEDAN - Wakil Walikota Medan, Dzulmi Eldin menutup Festival Budaya Melayu Agung (FBMA) Tahun 2012 di Lapangan Merdeka Medan. Even ini diharapkan dapat melestarikan kebudayaan Melayu. Dengan demikian budaya Melayu dapat dipromosikan dan dikembangkan sebagai salah satu potensi ekonomi daerah.Menurut Eldin, ada 3 kegiatan pokok dalam penyelenggaraan FBMA yakni festival budaya, silaturahmi budaya dan kirab budaya Melayu. Semua kegiatan kegiatan telah terselenggara dengan baik dan sukses. Hal itu tidak terlepas dari seluruh peserta . Untuk itu atas nama masyarakat Kota Medan, Eldin mengucapkan terima kasih. “FBAM 20123 saya nilai sakral dan meriah. Hal ini tentunya menjadi kebanggaan bagi Kota Medan dan bagi kita semua. Saya juga memberi apresiasi khusus atas antusiasme peserta yang berpartisipasi dalam even ini. Seluruh kegiatan yang digelar adalam even ini untuk melestarikan budaya Melayu. Saya percaya budaya Melayu dapat kita promosikan dan kembangkan sebagai salah satu potensi ekonomi daerah,” kata Eldin, hari ini. Kemudian Eldin memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah meluangkan waktu sekaligus berpartisipasi melestarikan budaya Melayu, serta mengangkat kedudukan dan perannya sejajar dengan budaya lain di Indonesia. Di samping itu Eldin juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih ada kekurangan dan ketidaknyamanan selama FBMA berlangsung. “Saya yakin partisipasi kita semua member i makna bagi kelestarian budaya Melayu di nusantara,” ungkapnya. Itu sebabnya Eldin berharap FBAM dapat dilaksanakan secara berkala dalam rangka menumbuhkembangkan budaya lokal. Dijelaskannya, budaya Melayu dinilainya memiliki ciri khas sehingga dapat dijadikan pusat keagungan Kesultanan Deli. “Saya yakin karakter masyarakat, bahkan bangsa dibangun berdasarkan budaya. Sebab., budaya identikm dengan pembangunan peradaban,” paparnya. Sementara itu Kadisbudpar selaku Ketua Panitia Busral Manan mengungkapkan , selama lima hari FBMA berlangsung, even ini diikuti 68 stand pameran dan 38 stand kuliner yang menghasilkan perputaran uang sekitar Rp200 juta. Diungkapkannya, seluruh rangkaian kegiatan, dilaksanakan dalam rangka pelestarian budaya Melayu dan sebagai peningkatan ekonomi kreatif masyarakat. Dalam acara penutupan yang turut dihadiri Sekda Syaiful Bahri Ketua MUI Kota Medan M Hatta, pimpinan SKPD, tokoh masyarakat, alim-ulama, tokoh adat serta peserta FBMA, dibagikan hadiah bagi para pemenang seperti perlombaan Serampang XII, Dendang Melayu, Tari Zapin, Berbalas Pantun, dan Marching Band Lagu Melayu. Editor: AGUS UTAMA (dat06/wol) |




MEDAN - Wakil Walikota Medan, Dzulmi Eldin menutup Festival Budaya Melayu Agung (FBMA) Tahun 2012 di Lapangan Merdeka Medan. Even ini diharapkan dapat melestarikan kebudayaan Melayu. Dengan demikian budaya Melayu dapat dipromosikan dan dikembangkan sebagai salah satu potensi ekonomi daerah.
Comments