Friday, 06 July 2012 13:53    PDF Print E-mail
Langgam Jawa redakan sakit
Ragam
WASPADA ONLINE

Langgam jawa tak hanya enak didengar lewat genre musik kroncong maupun campursari. Tapi, siapa menduga jika musik jenis yang satu ini dapat menjadi penawar rasa nyeri dan cemas bagi seorang ibu yang akan melahirkan.

Dalam penelitian yang dilakukan oleh Alfia Safitri dan kawan-kawannya tentang “Perbandingan Manfaat Terapi Distraksi Musik Klasik Mozart dan Langgam Jawa terhadap Tingkat Nyeri dan Kecemasan pada Ibu Primipara di Puskesmas Mergangsan dan Jetis Yogyakarta” membuktikan bahwa langgam jawa dapat menurunkan tingkat nyeri dan kecemasan yang dirasakan oleh ibu bersalin.

Alfia, mahasiswi Jurusan Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ini menuturkan, hampir 90% wanita mengalami nyeri saat proses persalinan. Rassa nyeri dan kecemasan yang dirasakan oleh ibu melahirkan sangat penting diatasi untuk menghindari resiko negatif saat proses persalinan.

''Kami merasa perlu melakukan penelitian ini untuk mengetahui manfaat teknik distraksi mendengarkan musik Mozart dan langgam jawa terhadap tingkat nyeri dan kecemasan ibu bersalin.” ujar dia.

Dalam penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa-mahasiswi Ilmu Keperawatan UMY ini, terdapat 41 ibu primipara (ibu dengan kehamilan pertama) yang akan melahirkan sebagai responden penelitian. 14 responden sebagai kelompok eksperiment pertama yang diberikan terapi teknik distraksi mendengarkan musik Mozart dan 13 responden sebagai kelompok eksperiment kedua yang diberikan terapi teknik distraksi mendengarkan musik Langgam Jawa serta 14 responden sebagai kelompok kontrol yang tidak diberikan terapi teknik distraksi mendengarkan musik.

Berdasarkan hasil uji penelitian yang dilakukan Alfia dan kawan-kawannya dalam membandingkan efektivitas antara kelompok kontrol, mozart dan langgam jawa, diperoleh hasil bahwa distraksi langgam jawa lebih efektif (P<0,05) menurunkan nyeri dan kecemasan dibandingkan kelompok mozart dan tanpa perlakuan.

“Musik Langgam Jawa lebih efektif dalam menurunkan nyeri dan kecemasan ibu bersalin. Karena sebenarnya jenis musik dengan tempo yang sesuai dapat mempengaruhi system limbic yang memberikan efek emosi pada seseorang. Sedang Langgam Jawa yang memiliki tempo 60x/menit sesuai dengan pernyataan para pakar dan peneliti, bahwa music yang paling dianjurkan untuk terapi adalah music atau lagu dengan tempo 60 ketukan permenit yang memberikan efek rileks,” jelas Alfia lagi. 
(dat18/seruu)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment