Wednesday, 04 July 2012 20:50    PDF Print E-mail
12 anggota DPRK 'boikot' pelantikan Walikota
Warta
HENDRO KOTO
WASPADA ONLINE


BANDA ACEH - Ada hal yang sedikit berbeda pada saat pelantikan Mawardy Nurdin dan Illiza Sa'aduddin Djamal sebagai Walikota dan Wakil Walikota Banda Aceh pada Rapat Paripurna Istimewa Dewan perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, hari ini. Rapat paripurna yang mengagendakan pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan kedua pejabat tersebut, ternyata tidak dihadiri 12 dari 25 orang anggota DPRK Banda Aceh.

Akibatnya, rumor bahwa kepemimpinan Mawardi diboikot oleh DPRK pun meruak.

join_facebookjoin_twitter

Namun, ketidakhadiran hampir 50 persen anggota dewan ini tidak merisaukan Walikota Banda Aceh terpilih, Mawardy Nurdin. Saat ditanya Waspada Online usai dilantik, Mawardi mengungkapkan bahwa dirinya tidak mempersoalkan hal tesebut.

"Berapapun jumlah anggota dewan yang hadir, memenuhi atau tidak memenuhi kourum, pelantikan walikota tetap akan berlangsung," kata Mawardy hari ini.

Ia juga mengatakan bahwa ketidakhadiran sejumlah anggota DPRK Banda Aceh merupakan urusan internal mereka sendiri.

"Itu urusan internal mereka, seharusnya dapat dibedakan antara urusan politik dan kepentingan kenegaraaan," kata Mawardy

Dijelaskannya, seharusnya sebagai seorang politisi dapat membedakan hal yang mana menjadi urusan politik dan mana yang menjadi kepentingan negara.

"Jadi karena ini sidang istimewa,  dua atau tiga orang anggota DPRK yang hadir juga tidak masalah dalam pelantikan walikota," tandasnya.

Sementara itu Ketua DPRK Banda Aceh, Yudi Kurnia saat dikonfirmasi Waspada Online mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui apa alasah dari ketidakhadiran sejumlah anggota DPRK tersebut.

"Saya belum tau, nanti saya coba akan panggil mereka dan mempertanyakan hal ini," kata politisi Partai Demokrat tersebut.

Meski isu boikot meruak, bantahan datang dari salah seorang anggota DPRK yang tidak hadir, Mukminan.

"Saya sakit dan kurang enak badan, sehingga tidak dapat hadir," kata Mukminan.

Mukminan menegaskan bahwa tidak ada kata atau maksud boikot dari ketidakhadirannya.

"Saya memang benar-benar sakit dan bukan ingin boikot" tandasnya

Editor: ANGGRAINI LUBIS
(dat18/wol)

 



WARTA KARTUN

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment