|
||||
| Malaysia tertarik dengan koperasi Sumut |
| Warta |
|
WASPADA ONLINE MEDAN - Kementerian Koperasi Malaysia atau Suruhanjaya Koperasi Malaysia tertarik bekerja sama dengan koperasi di Indonesia, khususnya Sumatera Utara untuk memperkuat kerja sama Asean Economy Community pada 2015. “Diakui banyak produk di Indonesia khususnya Sumut yang bisa menjadi unggulan di Asean Economy Community (AEC) sehingga kalau dikerjasamakan bisa semakin bagus untuk AEC,”kata Executive Chairman Suruhanjaya Koperasi Malaysia (SKM), Datuk MD Yusof Bin Samsudin, di Medan, hari ini. Kalau selama ini kerja sama perdagangan atau bisnis sering dilakukan antar pengusaha, dewasa ini harus diperkuat hingga ke pengusaha koperasi, kecil dan menengah. Menurut dia, pihaknya sudah membicarakan soal perlunya nota kesepahaman atau MoU antara Kementerian Koperasi Indonesia dan SKM dalam kaitan AEC. “Sistem koperasi di Indonesia dan Malaysia tidak jauh berbeda, jadi diperkirakan tidak ada hambatan berarti untuk bekerja sama,”katanya. Ketua Koperasi Pekebun Kecil Johor Selatan, Malaysia, Mohd Yusuf Bin Hassan, mengatakan, pihaknya tertarik bekerja sama untuk produksi pakan ternak yang masih sangat dibutuhkan pasar dunia termasuk di Indonesia dan Malaysia. “Bahan baku di Sumut diyakini memadai untuk memproduksi pakan ternak,”katanya. Pengurus Koperasi Tani Ternak Rukun, Sumut, Syafri, menyambut gembira kalau koperasi Indonesia diajak bekerja sama dengan koperasi di Malaysia. “Terus terang, koperasi kami butuh modal untuk pengembangan produksi yang masih sangat memungkinkan,”katanya. Kepala Dinas Koperasi Sumut, Jonni Pasaribu, mengatakan siap memfasilitasi kerja sama koperasi Sumut dan Malaysia. Pemerintah Provinsi Sumut, kata dia, terus berupaya meningkatkan kinerja koperasi dan usaha kecil dan menengah (UKM). Di Sumut terdapat 10.745 unit koperasi dan 2,4 juta industri kecil dan menengah yang sebagian diantaranya sudah cukup eksis. Editor: SASTROY BANGUN (dat18/antara) |




Comments