|
||||
| Satu lot saham tidak lagi 500 lembar |
| Ekonomi & Bisnis |
WASPADA ONLINE JAKARTA - Jajaran Direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2012-2015 yang baru dilantik sudah menyiapkan gebrakan baru. Salah satunya adalah wacana perubahan untuk satu lot saham, di mana saat ini satu lot masih terdiri dari 500 lembar."Ini baru ide. Sebab, selama ini kan investor ritel sulit beli ya, karena pembeliannya berdasarkan satuan lot tersebut," kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI Hoesen, hari ini. Menurutnya, wacana mengenai perubahan satuan untuk jumlah saham dalam lot ini dilihat bisa meningkatkan partisipasi investor ritel, khususnya domestik. "Lot 500 lembar itu kan kesepakatan, bisa saja diubah kalau industri menyepakati," ungkap Hoesen. Dengan diturunkan hitungan per lot ini, lanjut Hoesen, akan mempermudah investor dalam membeli saham sehingga dapat meningkatkan frekuensi dan volume perdangan harian. Sementara itu, Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa, Samsul Hidayat menilai bahwa langkah itu perlu terus didorong agar tidak hanya sekedar menjadi wacana. "Rencana ke sana ada, tetapi harus ada kenaikan strategis dan perlu juga penelitian. Jika diteliti biayanya lebih tinggi dari impact-nya, ya tidak perlu dilaksanakan," kata dia ketika ditemui di tempat yang sama. Samsul pun melihat, jika cara ini dapat meningkatkan jumlah investor karena bisa menambah likuiditas pasar. (dat18/okezone) |




JAKARTA - Jajaran Direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2012-2015 yang baru dilantik sudah menyiapkan gebrakan baru. Salah satunya adalah wacana perubahan untuk satu lot saham, di mana saat ini satu lot masih terdiri dari 500 lembar.
Comments