Wednesday, 27 June 2012 00:13    PDF Print E-mail
Motif pemukulan Irwandi Yusuf belum jelas
Warta
WASPADA ONLINE

BANDA ACEH - Kasus penembakan dua kader Partai Aceh, Nurdin dan Raja Muda, di kawasan Jurong Peujeura, Lambaro, Aceh Besar, pada Senin malam lalu, dinilai tidak ada kaitannya dengan pemukulan terhadap mantan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf.

Ini dikatakan Kabid Humas Polda Aceh Kombes Gustav Leo kepada wartawan di Mapolresta Banda Aceh, tadi malam. “Polisi tidak menemukan korelasi antara kasus itu dengan aksi pemukulan menimpa Irwandi Yusuf. Sejauh ini, polisi menyimpulkan bahwa rentetan kasus itu adalah kriminal murni,” kata Gustav.

 

join_facebookjoin_twitter  

Termasuk kasus penggranatan rumah Zakaria Saman di Komplek Villa Citra Lestari, Lampinueng, Banda Aceh, pada Senin dini hari kemarin. “Tidak ada kaitannya,” tuturnya.

Namun, polisi akan berupaya menganalisa kasus yang terjadi kemarin dengan kasus-kasus yang terjadi sebelumnya. Masyarakat diminta untuk membantu polisi memberi keterangan untuk memudahkan pengungkapan kasus-kasus yang terjadi. Masih terjadi aksi penggranatan dan penembakan, diakui Gustav, bukti masih beredarnya senjata ilegal di masyarakat. Untuk itu, Polda Aceh akan menggencarkan razia-razia untuk meminimalisasi peredaran senjata api dan bahan peledak.

Masyarakat diminta melaporkan ke polisi jika melihat orang-orang mencurigakan atau yang memiliki senjata api ilegal. Gustav memastikan bahwa paska serangkaian insiden itu kondisi keamanan di Aceh kondusif. Aktivitas warga di provinsi berjulukan Serambi Mekkah itu tak terpengaruh dengan kasus-kasus yang terjadi Senin kemarin.

Kasus pemukulan mantan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, pada Senin kemarin harus diusut tuntas. Hal itu dikatakan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto melalui siaran pernya, di Jakarta. "Kita sudah memerintahkan Kapolri agar Kapolda segera mencari dan menemukan pelaku pemukulan terhadap mantan Gubernur Aceh Irwandi," ujarnya.

Djoko mengatakan, pelaku pemukulan mantan orang nomor satu di Aceh itu harus ditemukan dan diproses hukum pidana. Djoko juga menilai, aksi kekerasan yang terjadi usai pelantikan Gubernur Aceh Zaini Abdullah, kemarin, sebagai tindakan yang tidak menghargai demokrasi. "Tindakan-tindakan kekerasan seperti itu bukan cara yang baik dalam demokrasi yang justru selalu harus dikembangkan di Aceh," ucapnya. Mantan gubernur Aceh Irwandi Yusuf dipukul oleh beberapa orang seusai menghadiri pelantikan gubernur dan wakil gubernur Aceh terpilih di gedung DPRA di Banda Aceh, Senin petang.

Irwandi Yusuf langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum dokter Zainoel Abidin (RSUZA) untuk memperoleh perawatan medis. Dia sempat dirawat di ruang trauma RSUZA dan diperoleh informasi mengalami luka memar di mata sebelah kiri.
(dat03/antara/wol)

 

WARTA KARTUN 

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment