|
||||
| KURS: Rupiah masih berpotensi melemah |
| Ekonomi & Bisnis |
WASPADA ONLINE JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar uang spot antarbank Jakarta hari ini menguat 15 poin didorong intervensi oleh Bank Indonesia (BI).Nilai tukar rupiah menguat 15 poin menjadi 9.440 per dolar AS dibanding posisi penutupan hari sebelumnya 9.455 per dolar AS. "Sentimen pasar global masih negatif, rupiah masih berpotensi melemah, namun BI masuk ke pasar untuk intervensi nilai tukar domestik terhadap dolar AS," kata analis Samuel Sekuritas Lana Soelistianingsih. Ia memperkirakan, BI yang masuk ke pasar memungkinkan pergerakan rupiah pada akhir pekan ini berada di area positif dengan kisaran 9.400 hingga 9.430 per dolar AS. Dari Eropa, kata dia, lembaga pemeringkat Moody's memangkas peringkat utang 15 bank besar dunia. Bank terbesar kedua di Swiss Credit Suissee bahkan terpangkas tiga level, Morgan Stanley terpangkas dua level, dan 13 bank lainnya satu level. "Bank-bank itu dinilai mempunyai eksposur terutama derivatif yang rentan dan berisiko yang bisa menimbulkan kerugian besar pada kegiatan pasar modal. Akibat pemangkasan bank-bank itu membutuhkan tambahan kewajiban kolateral," kata dia. Menurut dia, turunnya peringkat bank-bank besar global mengindikasikan masih tingginya risiko di pasar keuangan global. Analis Monex Investindo Futures, Johanes Ginting menambahkan, pelaku pasar kembali dikhawatirkan oleh peningkatan biaya pinjaman di Spanyol, yang dapat mengikis permintaan mata uang berisiko. "Kondisi itu dapat menahan penguatan mata uang rupiah terhadap dolar AS," katanya. Ia mengatakan, data sektor swasta Jerman menyusut untuk bulan ke dua dengan aktivitas manufaktur menyentuh level terendah tiga tahun terajhir. (dat17/antara) |




JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar uang spot antarbank Jakarta hari ini menguat 15 poin didorong intervensi oleh Bank Indonesia (BI).
Comments