|
||||
| Marzuki tunggu bukti ucapan Anas |
| Warta |
WASPADA ONLINE JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat (Wakawanbin) Marzuki Alie setuju dengan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum bahwa kader harus menjaga kekompakan agar publik tidak melihat Demokrat hanya sebagai partai konflik."Itu salah satu cara merespon pihak eksternal yang mengobok-obok partai," kata Marzuki saat dihubungi, hari ini. Marzuki menanggapi keterangan pers yang dikeluarkan oleh Anas terkait survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang menunjukkan elektabilitas Demokrat diprediksi menurun. Demokrat berada di urutan ketiga dalam perolehan suara jika pemilihan umum digelar saat ini. Anas menganggap hasil survei sebagai bahan evaluasi, para kader harus solid dan tidak larut dalam konflik. "Terus menjaga soliditas dan kekompakan internal sebagai dasar bagi kerja-kerja organisasi yang makin baik dan bisa dilihat masyarakat bukan partai yang berkonflik," kata Anas, kemarin. Marzuki menunggu bukti dari Anas terkait ucapannya itu. Anas harus mampu menjaga soliditas partai. "Ya imbauan dan yang paling penting implementasinya di lapangan, kader benar-benar kompak, tidak saling menapikan," kata Marzuki. Selain itu, Marzuki mengaku ragu dengan survei LSI tersebut. Apalagi, jika dikatakan bahwa elektabilitas Demokrrat turun, karena memang pemberitaan yang selalu negatif. Dari hasil survei LSI yang digelar 2-11 Juni 2012, Partai Golkar menempati posisi pertama dengan perolehan 20,9 persen dan PDIP 14 persen. Urutan ketiga ada Partai Demokrat dengan 11,3 persen. "Survei itu persepsi, persepsi itu karena opini, sedangkan opini itu bisa dibentuk dengan pemberitaan masif. Apa yang dialami PD karena berita negatif baik tentang partai maupun pemerintah," katanya. (dat17/inilah) |




JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat (Wakawanbin) Marzuki Alie setuju dengan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum bahwa kader harus menjaga kekompakan agar publik tidak melihat Demokrat hanya sebagai partai konflik.
Comments