Tuesday, 19 June 2012 12:34    PDF Print E-mail
Jalur mandiri FK USU dibuka
Warta
WASPADA ONLINE

MEDAN – Selain jalur ujian nasional seperti SNMPTN, beberapa perguruan tinggi negeri di Indonesia juga membuka jalur mandiri. Salah satunya adalah fakultas kedokteran USU. Tarif masuknya tentu saja jauh lebih mahal ketimbang jalur SNMPTN atau bidik misi. Pada tahun ajaran  2012-2013 FK-USU  mematok tarif bagi calon mahasiswa baru melalui jalur mandiri lokal sebesar Rp60 juta pertahun dan untuk mahasiswa asing dikenakan Rp80 juta pertahun.

Biaya tersebut hanya untuk uang kuliah, lain halnya dengan mahasiswa baru yang harus membayar Dana Kelengkapan Akademik (DKA) senilai Rp7 juta yang harus dibayarkan calon mahasiswa sebelum memulai perkuliahan.

“DKA ini hanya dibayar sekali saja sampai mahasiswa menyelesaikan perkuliahannya. Dana DKA ini sudah termasuk seluruh biaya praktikum, almamater dan sebagainya sehingga setelah itu, mahasiswa selanjutnya hanya membayarkan biaya kuliah saja, biaya DKA melalui jalur mandiri lokal dan jalur mandiri golongan internasional sama yakni Rp7 juta,” kata Rektor USU, Syahril Pasaribu.

Jika dibandingkan dengan mahasiswa yang melalui jalur reguler sangat jauh bedanya. Karena mahasiswa yang melalui jalur regular dibebankan biaya kuliah Rp2 juta pertahunnya dengan biaya DKA senilai Rp4,5 juta.  

“Untuk jalur reguler biaya kuliah pertahunnya merupakan kebijakan dari pemerintah sehingga tidak bisa berubah,” ujar Syahril Pasaribu.

“Jumlah daya tampung yang dimiliki USU tahun tahun ajaran 2012-2013 melalui jalur mandiri yakni 1772 orang (40% dari daya tampung yang dimiliki USU). Dari jumlah tersebut program studi Ilmu Hukum (FH) dan Ilmu Kedokteran (FK) adalah prodi yang paling diminati oleh calon mahasiswa,” jelas  Syahril.

Editor: ANGGRAINI LUBIS
(dat18/wol-irwans)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment