|
||||
| Dukung perumahan pemerintah, REI gelar pameran |
| Warta |
|
WASPADA ONLINE "Di pameran yang diikuti sekitar 40 pengembang, REI menyediakan penjualan rumah mulai dari tipe murah seharga Rp70 juta per unit hingga Rp100 jutaan. Jadi semua konsumen bisa terlayani dalam pameran itu," kata Ketua REI SumutTomi Wistan di Medan, hari ini. Pameran perumahan itu sendiri dilakukan REI Sumut untuk mendukung program pemerintah dan tanggung jawab REI juga dalam penyedian rumah khususnya kepada masyarakat menengah di tengah kebutuhan yang semakin meningkat. Dalam pameran yang digelar di Hermes Place, Polonia Medan itu akan melibatkan sejumlah bank seperti Bank Tabungan Negara (BTN), Mandiri, BNI dan Bukopin. Sejumlah bank syariah juga antusias ikut, menyusul semakin tingginya kepercayaan dan minat konsumen menggunakan bank itu yang selama ini belum terlalu konsentrasi menggarap sektor tersebut. "Melihat potensi pasar yang cukup besar di Medan, REI optimistis bisa menjual rumah di pameran itu yang ditargetkan sekitar 50 unit dengan total transaksi Rp2 Milliar," katanya. Bendahara REI Sumut, Nona Wahyuni, menyebutkan, pameran REI Sumut yang baru pertama kali digelar jauh dari unsur komersial. Hal itu, kata dia, mengacu pada adanya rumah yang dijual murah atau di bawah harga pasar. Dia memberi contoh, ada rumah yang berbentuk kios yang dijual seharga Rp45 juta per unit dan ada rumah sederhana seharga Rp70 juta per unit untuk di wilayah Medan. "Selain menjual rumah dengan harga murah, pameran itu memberikan konsultasi gratis soal rumah kepada pengunjung," katanya. Anggota DPD RI utusan Sumut,Parlindungan Purba, menyebutkan, REI Sumut memang harus membantu penyediaan rumah untuk masyarakat menengah ke bawah termasuk di dalamnya para pekerja yang sebagian besar diketahui belum memliki rumah. REI bisa bekerja sama dengan perusahaan atau asosiasi dan instansi lainnya seperti PT.Jamsostek untuk bisa menjalankan program tersebut. Pemerintah juga harus membantu REI dalam penyedian rumah kepada masyarakat dengan mempermudah perizinan mendirikan bangunan, sertifikat dan izin lainnya. Sudah saatnya dewasa ini sinergi antara swasta, pengusaha dan pemerintah ditingkatkan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan pelayanan kepada masyarakat. (dat17/antara/wol) |




Comments