Thursday, 14 June 2012 09:12    PDF Print E-mail
Agustus, nama bandara Sumut disetujui
Warta

INDRA WIDYASTUTI
WASPADA ONLINE


MEDAN - DPRD Sumatera Utara tak lama lagi akan menetapkan nama untuk bandar udara baru di Kuala Namu, Kabupaten Deli Serdang. Diperkirakan, awal Agustus 2012, sudah ada nama untuk bandara internasional tersebut.

"Tidak lama, satu bulan pun jangan sampai. Karena hanya nama bandara, tidak terlalu memakan enegi," kata Ketua DPRD Sumut, Saleh Bangun, tadi malam.

join_facebookjoin_twitter  

Saleh menuturkan, nama bandara tersebut akan digodok oleh panitia khusus (Pansus) nama bandara yang telah dibentuk DPRD Sumut. Nantinya, kata Saleh, Pansus tersebut yang akan membahas nama-nama tersebut untuk kemudian diparipurnakan oleh DPRD Sumut. Menurut Saleh, diharapkan awal Agustus sudah keluar nama bandara baru itu. "Saya rasa awal Agustus kita paripurna, kan harus diparipurnakan. Tapi kita usahakan secepatanya. Mudah-mudahan Juli sudah bisa paripurna," sebutnya.

Lebih lanjut Saleh mengatakan, dalam pembahasan nama bandara nantinya, DPRD Sumut akan memintanya kepada Pemprov Sumut yang telah menerima masukan nama-nama itu dari berbagai elemen. Sehingga, tidak perlu lagi melibatkan elemen masyarakat lainnya. "Saya pikir untuk Kuala Namu ini, sudah banyak masukan dari elemen masyarakat. Jadi tak perlulah. Sudah banyak masuk surat yang mengusulkan nama-nama itu," ujarnya.

Dikatakan Saleh, setelah diparipurnakan, nama tersebut akan diusulkan ke Kementerian Perhubungan untuk ditetapkan. Ketika ditanya tentang kriteria dalam penetapan nama tersebut, Saleh berujar, “Nanti akan dibahas di pansus,” katanya.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Pemprov Sumut, Nurdin Lubis mengatakan, pihaknya telah menerima lima usulan nama untuk Bandara Kualanamu. Kelima nama itu adalah Bandara Sultan Serdang, Bandara Kuala Namu, Bandara Raja Sisingamangaraja XII, Bandara Haji Adam Malik, dan Bandara Tengku Amir Hamzah.

Salah satu usulan nama, yakni Bandara Kuala Namu, diusulkan oleh Pemkab Deli Serdang pada awal Mei 2012 lalu, karena masyarakat di daerah itu dinilai telah banyak menerima dampak atas proses pembangunan tersebut. Penggunaan nama Bandara sesuai daerah lokasi juga dimaksudkan untuk menghindari kemungkinan konflik antarmasyarakat yang mengusulkan nama berbeda.

Sedangkan pelaksana tugas Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho mengharapkan nama bandara baru memiliki nilai kompetitif. Karena lokasi bandara tersebut sangat strategis dan akan menjadi hub internasional menuju Eropa. "Kita berharap, nama bandara ini punya nilai kompetitif. Saya melihat dari aspek kompetitifnya, karena positioning bandara ini kan ke dapannya akan menjadi hub internasional menuju Eropa lebih efisien dibanding Changi dan Kuala Lumpur," pungkas Gatot.

Editor: SASTROY BANGUN
(dat03/wol)

WARTA KARTUN  

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment