|
||||
| Untung rugi tuan rumah Piala Eropa |
| Ekonomi & Bisnis |
WASPADA ONLINE WARSAWA - Penyelenggaraan Piala Eropa 2012 bak pisau bermata dua bagi perekonomian Polandia. Di satu sisi, pengusaha tuan rumah penyelenggara Piala Eropa 2012 ini bisa meraih untung dengan kehadiran para pendukung sepakbola dari 16 negara.Di sisi lainnya, kedatangan wisatawan yang diperkirakan mencapai 800.000 orang ini bisa memicu inflasi. Maklum, kedatangan turis ini memicu lonjakan harga akibat besarnya permintaan. Kenaikan harga itu bahkan sudah terasa bagi para pendatang. Tak tanggung-tanggung, lonjakan harga bisa mencapai 10 kali lipat dibandingkan hari biasa. Contohnya, tarif hotel di Gdanks, Polandia. Ketika pertandingan antara Spanyol dan Italia digelar, tarif kamar di Parnas Hotel melambung menjadi sebesar 3.800 zloty per hari. Padahal, tarif kamal hotel tersebut di hari biasa hanya sebesar 300 zloty per hari. Begitu pun dengan jaringan hotel Hyatt Hotels Corp. di Warsawa. Selama turnamen sepakbola tersebut, tarif kamar hotelnya naik dua kali lipat dibandingkan tarif normal. Tarif hotel-hotel kelas melati juga naik. Para pemiliknya menaikkan tarif hingga empat kali lipat. Survei Bloomberg memaparkan, tarif kamar hotel di seluruh kota yang menjadi tempat pertandingan Euro 2012 telah melambung hingga rata-rata empat kali lipat. Akibat kenaikan harga ini, banyak penggemar sepakbola terpaksa menginap di luar kota penyelenggaraan pertandingan. Para pendukung Irlandia misalnya terpaksa menginap di luar kota yang berjarak 210 kilometer stadion. Lonjakan tarif kamar hotel ini juga diikuti oleh pengelola restoran dan bar. "Ini acara yang tidak biasa dan satu kesempatan untuk mengejar keuntungan ketika permintaan konsumen lokal dan pertumbuhan ekonomi mulai melemah," kata Ketua Assosiasi Produsen Makanan Polandia Piotr Gantner. Kenaikan harga inilah yang bikin pemerintah Polandia dag dig dug. Polandia mulai cemas lonjakan harga ini bisa memicu inflasi. Ujung-ujungnya, pertumbuhan ekonomi negara terbesar di Eropa Timur ini bakal meredup. Analis memperkirakan, laju inflasi Polandia pada Juni 2012 akan melejit akibat kenaikan harga tersebut. "Indeks harga konsumen kemungkinan akan bisa lebih dari lebih dari 4%," kata Kepala Ekonom Societe Generale Jaroslaw Janecki. Kepala Ekonom PKO Bank Polski, Radoslaw Bodys meramalkan, turnamen Euro 2012 menyumbang inflasi sebesar 0,1% hingga 0,5%. Dia juga mengatakan, kejuaraan sepakbola yang diikuti 16 negara ini akan berdampak pada inflasi inti Polandia. Laju inflasi Polandia sendiri telah melampaui target tahun ini yang sebesar 3,5%. Pada April 2012 lalu, laju inflasi telah naik dari 3,9% menjadi 4% sementara inflasi inti sebesar 2,7%. (dat17/kontan) |




WARSAWA - Penyelenggaraan Piala Eropa 2012 bak pisau bermata dua bagi perekonomian Polandia. Di satu sisi, pengusaha tuan rumah penyelenggara Piala Eropa 2012 ini bisa meraih untung dengan kehadiran para pendukung sepakbola dari 16 negara.
Comments