MEDAN - Baru-baru ini, Direktur Bank Sumut, Gus Irawan Pasaribu, mengajak pengusaha di Medan untuk turut serta membantu krisis keuangan PSMS Medan, klub sepakbola kesayangan Sumatera Utara, agar tuntutan pemain atas gajinya yang masih tertunda bisa teratasi. Saat ini, PSMS mengalami krisis keuangan yang memprihatinkan.
“Sebagai klub kebanggaan masyarakat, PSMS wajib didukung semua pihak, termasuk pada pengusaha di Kota Medan,” kata Gus. Ajakan Gus kepada pengusaha agar mau membantu PSMS itu dinilai sangat tepat, khususnya untuk meringankan beban pengurus dalam membiayai PSMS yang sedang berjuang di Indonesian Super League (ISL).
Menanggapi itu, pemerhati sepakbola Avian Tumengkol mengkritisi ajakan Gus yang juga Ketua KONI Sumut itu. Menurut Avian, sebelumnya Gus tak pernah peduli dengan PSMS. "Tapi sekarang tiba-tiba Gus menunjukkan dirinya sangat peduli untuk terlibat bahkan menyelamatkan PSMS dari krisis," kata Avian tadi malam.
Avian mengatakan, kalau memang Gus ingin menyelamatkan PSMS, semestinya dari dulu sudah bertindak. Menurutnya, manuver Gus itu dinilai sebagai upaya untuk mempopulerkan dirinya yang sedang membangun citra menjelang Pilkada Sumut. "Mungkin karena pencalonannya sebagai calon gubernur (Sumut, red), maka dia ingin dipersepsikan oleh publik peduli dengan PSMS khususnya dalam kondisi seperti sekarang yang kritis," nilainya.
"Saya pernah tanya kepada bang Gus dulu soal PSMS, tapi saat itu responsnya kurang positif dan bahkan kurang peduli. Saya bertanya bang Gus sebagai upaya untuk mencari pihak yang mampu menyelamatkan dan membangkitkan kembali PSMS." (dat03/wol/waspada)
Comments