|
||||
| Anas dan Ibas dibikin malu |
| Warta |
WASPADA ONLINE JAKARTA - Buntut kisruh dan pemukulan terhadap rombongan Anas Urbaningrum dan Edhie Baskoro Yudhoyono di Ternate, Maluku Utara, Ketua DPD Demokrat Maluku Utara Thayib Armain akan diberi sanksi.Pasalnya, aksi pemukulan yang dilakukan oleh pendukung Thayib itu mempermalukan Anas dan Ibas. Wakil Ketua Umum DPP Demokrat Jhonny Allen Marbun yang ikut dalam rombongan itu mengatakan, DPP akan memproses kasus tersebut. "Ini harus ada ketegasan disiplin organisasi, partai tidak boleh disalahgunakan," jelas Jhonny saat dihubungi, hari ini. Jhonny menjelaskan bahwa kisruh memang bermula dari keinginan Thayib, yang juga Gubernur Maluku Utara, untuk tetap mempertahankan jabatannya sebagai Ketua DPD. "Padahal dia (Thayib Armain, red) punya banyak kasus. DPC-DPC di sana sudah tidak dukung lagi," katanya. Namun, dengan kejadian ini, DPP mengaku kecewa. Sanksi terhadap Thayib pun akan diberikan oleh partai. "Ya jelas ada sanksi dan keputusan organisasi harus dijelaskan," katanya. Anggota Komisi VII DPR ini menjelaskan bahwa Musda memang harus dilaksanakan pada tahun ini. Sebab, Thayib Armain juga menjadi Ketua DPD karena penunjukan langsung, bukan melalui musda. Apalagi, Jhonny mengatakan bahwa selama menjadi Ketua DPD justru suara Demokrat jeblok. "Waktu dia pegang Gubernur saja tidak ada perkembangan Demokrat. Tidak ada kemenangan Demokrat. Dia sudah orang tua, bersikap sebagai orang tua harus dewasa melihat kondisi bahwa dia tidak lagi diidukung DPC," katanya. (dat17/inilah/wol) |




JAKARTA - Buntut kisruh dan pemukulan terhadap rombongan Anas Urbaningrum dan Edhie Baskoro Yudhoyono di Ternate, Maluku Utara, Ketua DPD Demokrat Maluku Utara Thayib Armain akan diberi sanksi.
Comments