Thursday, 24 May 2012 17:34    PDF Print E-mail
Mal picu ketulian pada anak
Ragam
WASPADA ONLINE

Pusat perbelanjaan yang akrab bagi masyarakat kota ternyata mampu memicu ketulian pada anak yang seringkali mengunjunginya.

"Sebaiknya anak jangan terlalu sering mengunjungi wahana permainan di pusat-pusat perbelanjaan, pasalnya tingkat kebisingan yang tinggi ini mampu memicu ketulian pada anak," ujar Pakar dan pengamat komunikasi dari Fakultas Komunikasi Universitas Padjajaran, Jalaluddin Rakhmat.

Berdasarkan data yang didapat dari Komnas Penanggulangan Gangguan Pendengaran dan Ketulian (Komnas PGPKT), kebisingan di dalam wahana permainan anak dalam pusat perbelanjaan, mencapai 120 decibel.

Sementara batas aman bagi anak hanya sampai 80 decibel. Kondisi bising seperti ini biasanya terjadi di lokasi industri atau pabrik dan para pekerjanya diharuskan menggunakan pengaman pendengaran.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Subbidang Pemeliharaan dan Peningkatan Kemampuan Intelegensia Anak dari Pusat Intelegensia Kementerian Kesehatan RI, dr. Gunawan Bambang Dwiyanto, mengatakan bahwa kondisi kebisingan itu jelas sangat membahayakan perkembangan anak.

"Anak-anak jelas lebih rentan karena organ pendengarannya belum sekuat orang dewasa, sehingga ini dapat menyebabkan ketulian," ujar Gunawan.

Dia juga mengemukakan ketulian pada anak dapat mengganggu perkembangan kognitif, psikologi dan sosial, yang sevara otomatis akan mengganggu perkembangan komunikasinya.
(dat17/antara)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment