|
||||
| Bank Sampah serap sejuta pekerja |
| Warta |
WASPADA ONLINE MEDAN - Menteri Negara Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya mengungkapkan bank sampah di Indonesia menghasilkan pendapatan sekitar Rp1,7 miliar dan mampu menyerap lebih dari satu juta tenaga kerja."Keberadaan bank sampah memiliki manfaat sangat besar sekali. Selain menciptakan lingkungan yang bersih, bank sampah juga membantu ekonomi masyarakat," katanya saat meresmikan pengoperasian Bank Sampah Mutiara di Medan, beberapa waktu lalu. "Bank sampah dapat memberikan hasil nyata bagi masyarakat dalam bentuk peluang kerja, penghasilan tambahan bagi pegawai bank sampah, dan masyarakat penabung sampah," ujarnya. Sementara itu, Wali Kota Medan Rahudman Harahap menjelaskan bahwa Bank Sampah Mutiara merupakan wujud dari pendekatan pengelolaan persampahan berbasis masyarakat. Saat ini, sampah tidak dipandang sebagi musuh karena bisa menghasilkan rupiah. Namun, kata dia, bukan rupiah yang menjadi fokus, melainkan adanya peningkatan kesadaran, kepedulian, dan tanggung jawab masyarakat dalam pengelolaan persampahan. "Untuk itu, kita akan terus berupaya untuk menumbuhkan rasa butuh masyarakat akan lingkungan yang bersih, tertata, dan sehat," katanya. Menurut dia, program bank sampah ini bukanlah sesuatu yang asing bagi segenap warga Kota Medan. Selain Bank Sampah Mutiara, banyak bank sampah lainnya yang dikelola secara rutin oleh masyarakat. "Malah masyarakat sudah terampil memberdayakan sampah menjadi aneka produk yang memiliki nilai ekonomi sangat tinggi," katanya. Dijelaskan Rahudman Harahap, pengelolaan sampah pada masa mendatang semakin berat. Jika mengacu pada target Millenium Development Goals, pada 2015 diharapkan 65 persen penduduk Indonesia harus memperoleh akses terhadap sanitasi yang layak. Di sisi lain, kata Wali Kota, terjadi peningkatan jumlah sampah di perkotaan, seiring dengan pertambahan jumlah penduduk.Kota Medan sendiri, kata dia, dengan luas lebih kurang 25.510 hektar dan penduduk sekitar 2,8 juta jiwa serta pola produksi dan konsumsi yang tinggi, maka jumlah sampah per hari diperkirakan mencapai 1.500 ton. "Dari jumlah itu diperkirakan prosentase sampah yang terangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sebesar 81 persen. Kondisi ini menuntut pengelolaan persampahan secara lebih komprehensif dan terpadu dari hulu ke hilir," katanya. Editor: PRAWIRA SETIABUDI (dat06/antara) |




MEDAN - Menteri Negara Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya mengungkapkan bank sampah di Indonesia menghasilkan pendapatan sekitar Rp1,7 miliar dan mampu menyerap lebih dari satu juta tenaga kerja.
Comments