Tuesday, 08 May 2012 22:39    PDF Print E-mail
Pakai senpi, anggota dewan bertaruh nama
Warta
WASPADA ONLINE

JAKARTA - Kepemilikan senjata api (senpi) yang diduga dimiliki beberapa anggota DPR RI terus dipersoalkan. Kali ini Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso turut angkat bicara.

Menurutnya, anggota DPR seharusnya tidak mempersenjatai diri dengan alasan apapun, karena sudah ada pihak yang berwenang untuk menindaknya. Dia menyarankan, jika suatu waktu terjadi tindak kekerasan yang dilakukan pelaku kriminal, akan lebih baik jika dilaporkan ke polisi.

"Lebih baik kalau ada pihak-pihak yang meneror meminta aparat kepolisian untuk melakukan pengawalan. Mengawalnya bisa saja dengan baju biasa baju preman," terangnya di Gedung DPR, hari ini.

Dia mengatakan, rekan-rekannya di Senayan dari sisi psikologis sudah cukup matang sehingga tahu betul akan risiko kepemilikan senjata api tersebut. Meski begitu, Ketua DPP Partai Golkar itu tetap menyarankan hal itu tidak perlu dilakukan (dimiliki). "Dari segi psikologi mungkin sudah cukup matang karena tahu risikonya, tapi lebih baik tidak usah bawa. Saya sarankan tidak perlu, ini pendapat pribadi," ucapnya.

"Yang mengkhawatirkan itu kalau dipegang orang-orang yang tidak bertanggungjawab mungkin dia yang bayar pengusaha atau orang-orang swasta lainnya yang makin labil dalam psikologinya," tambah Priyo.

Kepemilikan senjata api yang disebut-sebut oleh sebagian anggota DPR sendiri dinilainya telah mempertaruhkan nama baiknya sendiri. Karena bagaimanapun, kepemilikan senjata api itu akan diketahui publik meski oleh DPR bersangkutan disimpan rapat-rapat.
(dat17/inilah/kompas/wol)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment