Monday, 07 May 2012 15:22    PDF Print E-mail
Q1/2012, ekonomi RI tumbuh 6,3%
Ekonomi & Bisnis
WASPADA ONLINE

JAKARTA -  Produk domestik bruto (PDB) Indonesia pada kuartal I 2012 meningkat menjadi Rp1.972,4 triliun. Dengan kata lain, pertumbuhan PDB atau ekonomi Indonesia kuartal 1 2012 mencapai 6,3% secara tahunan (year on year/yoy).

"Perekonomian Indonesia yang diukur berdasarkan besaran PDB atas dasar harga berlaku pada triwulan I 2012 mencapai Rp1.972,4 triliun, sedangkan PDB atas dasar harga konstan 2.000 mencapai Rp632,8 triliun," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin dalam konferensi pers di Jakarta, hari ini.

BPS mencatat sektor ekonomi yang menunjukkan nilai tambah bruto terbesar sampai kuartal I 2012 adalah sektor industri pengolahan sebesar Rp465,8 triliun, kemudian sektor pertanian, peternakan, kehutanan, dan perikanan sebesar Rp300,2 triliun.

Disusul sektor perdagangan, hotel, dan restoran sebesar Rp266,5 triliun, sektor pertambangan dan penggalian Rp251 triliun, sektor jasa-jasa Rp202 triliun, sektor konstruksi Rp198,5 triliun, sektor keuangan, real estat, dan jasa perusahaan Rp143,4 triliun, sektor pengangkutan dan komunikasi Rp130,2 triliun, serta terakhir sektor listrik, gas, dan air bersih Rp14,8 triliun.

Pada kuartal I 2012 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, pertumbuhan terjadi pada semua sektor yang terbesar masih berasal dari sektor pengangkutan dan komunikasi yang meningkat 10,3%, diikuti sektor perdagangan, hotel, dan restoran 8,5%, serta sektor konstruksi 7,3%. Sementara sektor industri pengolahan bertumbuh 5,7% dan sektor pertanian, peternakan, kehutanan, dan perikanan bertumbuh 3,9%.

"Namun secara struktur, sektor ekonomi yang memiliki peranan terbesar adalah sektor industri pengolahan, yaitu sebesar 23,6%, diikuti sektor pertanian, peternakan, kehutanan, dan perikanan sebesar 15,2%, sektor perdagangan, hotel dan restoran sebesar 13,5%, sektor pertambangan dan penggalian sebesar 12,7%, dan sektor jasa-jasa sebesar 10,2%, serta sektor konstruksi sebesar 10,1%," tutur Suryamin.

Ia menyebutkan bahwa sektor pertambangan dan penggalian, sektor listrik, gas, dan air bersih, sektor konstruksi, dan sektor jasa-jasa mengalami kenaikan peranan pada kuartal 1 2012 dibandingkan kuartal 1 2011. Sementara sektor pertanian, peternakan, kehutanan, dan perikanan, sektor industri pengolahan, sektor perdagangan, hotel, dan restoran, sektor pengangkutan dan komunikasi, serta sektor keuangan, real estat, dan jasa perusahaan mengalami penurunan.
(dat18/antara)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment