|
||||
| Devisa CPO Sumut capai 1,112 miliar dolar AS |
| Warta |
|
INDRA WIDYASTUTI WASPADA ONLINE MEDAN - Provinsi Sumatera Utara pada triwulan I 2012 meraih devisa sebesar 1,112 miliar dolar AS dari ekspor "crude palm oil" (CPO) yang berada dalam golongan barang lemak dan minyak hewan/nabati. "Devisa itu naik 32,08 persen dibandingkan periode sama 2011 yang masih 82,639 juta dolar AS," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut Suharno di Medan, hari ini. Meningkatnya perolehan devisa ekspor lemak dan minyak hewan/nabati pada triwulan I 2012 itu menyebabkan kontribusi golongan barang tersebut terhadap total nilai ekspor Sumut semakin besar atau sebesar 42,18 persen. Golongan barang itu juga menjadi penyumbang terbesar dalam devisa Sumut yang pada triwulan I sudah mencapai 2,638 miliar dolar AS. "Lonjakan tinggi pada nilai ekspor itu sangat terlihat pada bulan Maret, yakni naik 60,96 persen atau 440,343 juta dolar AS dibandingkan penerimaan pada bulan Februari yang masih 273,578 juta dolar AS," katanya. Wakil Ketua Dewan Minyak Sawit Indonesia, Derom Bangun, memperkirakan harga crude palm oil (CPO) atau minyak sawit mentah terus menguat pada kuartal II akibat berbagai faktor, mulai permintaan yang meningkat hingga harga minyak bumi yang tren mahal. Seperti yang diperkirakan, harga bisa menyentuh 1.200 dolar AS per ton. Permintaan CPO yang menguat itu, antara lain datang dari India dan China. "Meski tren menguat, tidak tertutup kemungkinan harga bisa mengalami penekanan tiba-tiba. Jadi, harus tetap diwaspadai," katanya. Editor: PRAWIRA SETIABUDI (dat18/antara) |




Comments