|
||||
| Kalimantan krisis BBM |
| Warta |
WASPADA ONLINE PALANGKARAYA - Pemerintah provinsi se- Kalimantan khawatir karena dengan kuota yang tersedia saat ini, bahan bakar minyak (BBM) di wilayah itu akan habis pada September 2012. Kecemasan itu disebabkan kuota BBM pada tahun 2012 berkurang dibandingkan 2011.Gubernur Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang mengatakan, kerisauan kosongnya BBM bersubsidi selama tiga bulan terakhir 2012 dapat berpotensi memicu terganggunya keamanan dan ketertiban masyarakat, serta roda perekonomian Kalimantan. Kekhawatiran empat kepala daerah se-Kalimantan diungkapkan saat pertemuan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 25 April 2012. Mereka adalah Gubernur Kalimantan Tengah, Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Ariffin, Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak, dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat Christiady Sanjaya. Jenis Premium untuk Kalimantan pada tahun 2012 menurun sebesar minus 4,82 persen dan Solar minus 0,11 persen dibandingkan tahun 2011. Karena itu, pemprov se-Kalimantan meminta kuota BBM bersubsidi pada tahun 2012 ditambah 60 persen dibandingkan tahun 2011. "Permintaan itu dengan asumsi cadangan BBM bersubsidi masih tersedia enam bulan setelah tahun 2012 berakhir," kata Teras. (dat17/kompas) |




PALANGKARAYA - Pemerintah provinsi se- Kalimantan khawatir karena dengan kuota yang tersedia saat ini, bahan bakar minyak (BBM) di wilayah itu akan habis pada September 2012. Kecemasan itu disebabkan kuota BBM pada tahun 2012 berkurang dibandingkan 2011.
Comments