|
||||
| Perpisahan ‘manis’ Ala SMANTig |
| Ragam |
|
HAJRUL AZHARI RITONGA Kontributor WASPADA ONLINE MEDAN – Terlalu manis.. untuk dilupakan, kenangan yang indah, bersamamu, tinggallah mimpi.. Itulah sepenggal lirik lagu ‘Terlalu Manis’ yang dipopulerkan grup band Slank kian mengharukan saat dilantunkan Wakasek Kesiswaan SMA Negeri 3 Medan, Drs Emiruddin Harahap MM.Moment langka ini terjadi kala Emir membuka pidato pada acara perpisahan sekolah SMANTig di ruangan Grand Ballroom Hotel Grand Aston Medan, Kamis lalu. Sontak seisi ruangan sakral itu hening dan tanpa dikomandoi ikut melanjutkan lirik tersebut. Suasana pun kian haru ketika dalam pidatonya, Emir menjelaskan alasan menyanyikan lagu itu karena memang ‘terlalu manis’ kenangan selama tiga tahun yang dialami siswa untuk dilupakan begitu saja. Namun demikian, Emir mengingatkan para lulusan harus sukses meraih cita-cita dan berprestasi. “Semoga anak-anak sukses tidak hanya masuk Perguruan Tinggi Negeri, melainkan juga berguna bagi negara. Kelak jangan melupakan jasa-jasa orang yang telah membuatmu sukses nanti,” saran Emir. Perpisahan megah yang mengusung tema “Sparkling Castle” ini juga ditandai pidato Kepala SMAN 3, Drs Sahlan Daulay MPd. Sahlan mengatakan acara perpisahan ini perlu dilaksanakan dan ditingkatkan kualitasnya agar lebih menarik. "Sampai di sinilah kemampuan guru membimbing dan mendidik siswa. Semoga apa yang telah diperoleh dari SMAN 3 dapat bermanfaat bagi kalian dan masyarakat umum," harapnya menambahkan sesi prosesi itu merupakan ciri khas SMANTig melepas siswa untuk berkarya. Layak biasanya, berbagai penampilan siswa turut mengisi dan menyemarakkan acara, di antaranya penampilan band, dance, tarian daerah, dan puisi. Menurut Tengku Aulia Adha, banyak kenangan terlukis dalam moment perpisahan. “Gembira dan haru bercampur aduk. Gembira karena bisa berkumpul dengan teman-teman dan haru karena tiba waktu berpisah dengan teman dan guru-guru tercinta,” ujar Adha, sapaan akrabnya. Tiap kali acara perpisahan, pastinya dilalui suasana mengharukan. Ada yang tersenyum, tertawa juga tangis bahagia. Selain itu, salam-salaman dengan guru sangat ditunggu. Inilah moment yang membuat siswa lulusan SMANTig kian menyayangi almamaternya. Seperti orang bilang, dengan perpisahan kita akan mengerti arti pertemuan. So, memang berat rasanya meninggalkan semua orang yang kita sayangi. Biar bagaimanapun, kita pun harus menatap masa depan dengan optimisme. Tak lupa, SMANTig juga memberi piagam penghargaan kepada Waspada Kreasi sebagai apresiasi atas dukungan dan peran sertanya memajukan pendidikan di sekolah favorit tersebut. Melalui peran Kreasi, SMAN 3 kini lebih berkembang dan maju, khususnya dalam pengembangan ekskul. "Ucapan terima kasih terkhusus kepada Kreasi yang selama ini telah mengekspos dan memberi ruang kepada siswa untuk berkarya dalam pendidikan dan ekskul. Semoga ke depannya lebih peduli lagi terhadap dunia pendidikan," ucap Emir. Editor: AUSTIN ANTARIKSA (dat06/wol/waspada) |




MEDAN – Terlalu manis.. untuk dilupakan, kenangan yang indah, bersamamu, tinggallah mimpi.. Itulah sepenggal lirik lagu ‘Terlalu Manis’ yang dipopulerkan grup band Slank kian mengharukan saat dilantunkan Wakasek Kesiswaan SMA Negeri 3 Medan, Drs Emiruddin Harahap MM.
Comments