|
||||
| Medan panasnya minta ampun! |
| Warta |
|
WASPADA ONLINE Hendra menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati akan bahaya kebakaran. "Kondisi panas berpotensi kebakaran, mempermudah penjalaran api yang sulit dikendalikan. Waspadai pencetus terjadinya kebakaran karena diperkirakan panas akan berkepanjangan," katanya. Meski suhu udara panas dan gerah, namun potensi hujan lokal berintensitas sedang dan lebat akan tetap terjadi, walau sudah mulai berkurang intensitasnya dibandingkan pekan sebelumnya. "Hujan disertai petir tetap ada dengan skala yang tidak merata. Berbeda dengan Pantai Barat yang curah hujannya masih banyak," katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, Edwin Effendi mengatakan, dalam kondisi panas berbagai penyakit akan timbul terutama Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA). Penyakit ini umumnya disebabkan oleh virus ataupun bakteri yang berkaitan dengan cuaca panas beserta hujan dan polusi udara. Daya tahan tubuh juga menentukan seseorang untuk tidak terinfeksi dari penyakit. Untuk meningkatkan daya tahan tubuh, Edwin menghimbau, agar masyarakat menjaga pola makan seperti dengan banyak mengkonsumsi buah dan sayur. "Menjaga pola makan saja tidak cukup, harus juga menerapkan pola hidup sehat dan saat keluar rumah sebaiknya menggunakan penutup mulut. Jangan lupa, banyak minum air putih," katanya. |




MEDAN – Cuaca panas di siang hari dua hari belakangan ini menurut BMKG Medan mencapai suhu 33 derajat celcius. Meski tidak membahayakan, cuaca ini amat sangat mengganggu kegiatan masyarakat.
Comments