|
SASTROY BANGUN WASPADA ONLINE
MEDAN - Tuduhan warga Medan Utara soal DPRD Medan menghambat pemekaran Medan Utara, dibantah keras oleh anggota DPRD Medan, Muslim Maksum.
Ditegaskannya, DPRD Medan, tidak pernah mempuyai perencanaan menghambat rencana warga Medan Utara yang ingin melepaskan diri dari Kota Medan untuk mengelola wilayahnya sendiri. "DPRD tidak pernah menghambat, kita selalu menyuarakan apa yang menjadi keinginan sebagian warga Medan Utara untuk mengelola wilayahnya sendiri. DPRD kerap membawa masalah ini ke sidang Paripurna di DPRD Medan," ungkap Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut, hari ini.
Dijelaskan, permasalahan rencana pemekaran Medan Utara yang selama ini digulirkan sejumlah pihak hanya lontaran semata saja, tanpa adanya pembahasan konkrit salah satunya adalah kajian akademis soal rencana pemekaran sendiri. "Bagai mana DPRD mau membahas, sementara kajian akademis terkait pemekaran tidak pernah diterima DPRD, jadi rencana pemakaran yang disampaikan sebagian warga Medan Utara jangan hanya sekedar usulan," ungkap Muslim, seraya mengatakan jika tidak benar kalau DPRD menghambat proses itu. Dijelaskannya, rencana pemekaran yang muncul sejak lama ini tidak dibarengi dengan naskah akademi sehingga DPRD bisa melakukan pembahasan. "Sampai detik ini kita belum terima," ungkapnya.
Diakuinya, DPRD Medan pasti akan melakukan pembahasan kalau naskah akademis tentang rencana pemerkaran tersebut benar-benar sudah dikirimkan. "Kalau sudah ada kita (DPRD-red) pasti melakukan pembahasan. Namun sampai detik ini kita belum menerimanya," ungkap Politisi Daerah Pemilihan V ini.
Naskah Akademis Sedang Digodok di USU, sementara itu, tokoh pemrakarsa pemekaran Medan Utara Syahruddin, dalam pelaksanaan Reses I Tahun 2012, anggota DPRD Medan Dapil V yang meliputi, Medan Belawan, Medan Marelan, Medan Deli dan Medan Labuhan, menilai DPRD Medan seakang menghambat proses pemekaran Medan Utara dengan tidak pernah serius membahas persoalan ini.
"Seharunya DPRD ikut mendindaklanjuti ini, Pemekaran Medan Utara adalah keinginan warga Medan Utara," pungkasnya.
Editor: PRAWIRA SETIABUDI (dat17/wol)
|
Comments