|
||||
| Deltras memang layak menang |
| Sports |
|
AUSTIN ANTARIKSA WASPADA ONLINE MEDAN - Dalam tempo dua menit jelang pertandingan berakhir, Deltras Sidoarjo mempermalukan PSMS Medan di hadapan publiknya lewat kaki Sean Daniel dan James Koko Lomell dalam lanjutan Indonesian Super League (ISL) di Stadion Teladan Medan, Kamis.Sebelumnya, James Koko lebih dulu memperdayai penjaga gawang PSMS, Edi Kurnia, di menit 15. Sementara itu, satu-satunya gol tuan rumah dicetak gelandang asingnya, Nastja Cech, melalui tendangan bebas. Dalam laga ini, Deltras benar-benar memanfaatkan krisis pemain Ayam Kinantan yang kehilangan Sasa Zecevic, Ledy Utomo, Deny Rumba, dan Ramadhan Saputra. Penempatan Rahmad sebagai libero, Zainal Anwar di wing back kanan bersama Shin Hyun Joon (Korsel), dan M Antoni kurang maksimal, sehingga pertahanan Ayam Kinantan mudah ditembus lawan. Belum lagi barisan depan yang diisi Osas Saha dan Ari Priatna terlalu ego dan tidak memaksimalkan kehadiran Cech sebagai penyuplai bola. Alhasil, kekalahan ini mengakibatkan PSMS bertahan di peringkat 12 klasemen sementara dengan 22 poin dari 20 laga. Deltras, meski meraih tiga angka, tetap di posisi 17 dengan nilai 18. Minus empat pemain intinya, permainan PSMS terlalu mudah didikte tim tamu. Hal ini memudahkan James Koko mencetak gol pembuka di menit 15. Novi Handriawan cs baru berhasil menyamakan kedudukan pada menit 37 lewat free kick kaki mantan pemain timnas Slovenia, Nastja Cech. Meski berstatus sebagai tamu, anak-anak Deltras tidak gentar. Bahkan tim besutan Blitz Tarigan ini mendominasi pertandingan. Menit 79, melalui serangan cepat, Deltras kembali unggul lewat tendangan melengkung Sean Daniel yang menaklukkan Edi Kurnia. Berselang dua menit, gawang PSMS kembali bergetar melalui tendangan James Koko yang bebas tak terkawal. Usai pertandingan, Asisten Pelatih PSMS Roekinoy mengatakan tim bermain tanpa semangat dan sama sekali tidak terlihat daya juang ciri khas anak-anak Medan sepanjang pertandingan. Demikian juga barisan belakang sangat rapuh sehingga lawan mudah masuk sampai ke area berbahaya. "Kelemahan ini terbaca oleh lawan, sehingga mereka sangat mudah menciptakan gol. Lihat saja ketiga gol yang tercipta semuanya tidak terlepas dari kesalahan pemain belakang," katanya. "Anak-anak main lebih tenang dan saya memberikan kebebasan kepada mereka untuk berkreasi di lapangan demi kemenangan. Lemahnya barisan belakang lawan juga sangat menguntungkan Deltras," kata Pelatih Deltras, Blitz Tarigan, tidak menyangka timnya menang 3-1. Editor: AUSTIN ANTARIKSA (dat06/wol) |




MEDAN - Dalam tempo dua menit jelang pertandingan berakhir, Deltras Sidoarjo mempermalukan PSMS Medan di hadapan publiknya lewat kaki Sean Daniel dan James Koko Lomell dalam lanjutan Indonesian Super League (ISL) di Stadion Teladan Medan, Kamis.
Comments