|
||||
| Rumah jabatan dewan ganti uang sewa? |
| Warta |
WASPADA ONLINE JAKARTA - Pimpinan DPR menyarankan, rumah jabatan anggota DPR sebaiknya dikembalikan kepada negara untuk meminimalisir anggaran perawatan yang dikeluarkan oleh negara. Mengingat tidak semua anggota DPR menempati rumah mewah tersebut."Saya termasuk yang sejak awal mengusulkan kalau demi efisiensi anggaran rumah itu dikembalikan ke negara. Cukup anggota diberi biaya untuk sewa," kata Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso kepada wartawan di DPR, Jakarta, hari ini. Jika rumah tersebut telah dikembalikan kepada negara, selanjutnya kewenangan atas rumah tersebut ditentukan oleh negara, perihal akan dijual atau dialihfungsikan rumah tersebut. "Biar negara mau dijual atau untuk apa-apa ya silakan. Biarlah mereka yang menentukan," imbuh Priyo. Priyo yang juga Ketua DPP Partai Golkar ini mengaku, selama dia menjabat, dirinya tidak pernah bertempat tinggal di rumah tersebut. Dia hanya menggunakan rumah mewah tersebut untuk menerima tamu. "Rumah itu saya gunakan untuk kalau ada acara atau untuk menerima tamu-tamu penting. Karena tempatnya strategis. Tapi saya tidak menghuninya," tegasnya. (dat06/okz/wol) |




JAKARTA - Pimpinan DPR menyarankan, rumah jabatan anggota DPR sebaiknya dikembalikan kepada negara untuk meminimalisir anggaran perawatan yang dikeluarkan oleh negara. Mengingat tidak semua anggota DPR menempati rumah mewah tersebut.
Comments